Advertisement

Perbedaan El Nino dan La Nina, Fenomena Cuaca Ekstrem dan Dampaknya pada Iklim Global

29 May 2024 14:56 WIB

thumbnail-article

Arsip - Warga memperlihatkan kondisi sawah yang kering di Desa Pasie Jambu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Kamis (8/6/2023). Sumber: ANTARA. .

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Margareth Ratih. F

El Nino adalah fenomena cuaca ekstrem yang terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tengah mengalami peningkatan signifikan.

Fenomena ini menyebabkan peningkatan potensi pembentukan awan di area tersebut, namun secara bersamaan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan kekeringan yang berkepanjangan dan berbagai dampak negatif lainnya.

Sebaliknya, La Nina terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tengah menurun. Fenomena ini mengurangi pembentukan awan di wilayah tersebut dan cenderung menyebabkan curah hujan tinggi di Indonesia.

Dampak dari La Nina sering kali berlawanan dengan El Nino, termasuk banjir dan suhu yang lebih dingin.

Ciri-ciri El Nino dan La Nina

El Nino dan La Nina memiliki ciri-ciri yang berbeda sebagaimana berikut:

Ciri-ciri El Nino

  • Angin Pasat Timur Melemah: El Nino ditandai dengan melemahnya angin pasat timur.
  • Curah Hujan Rendah di Indonesia: Curah hujan di Indonesia berkurang, menyebabkan kekeringan.
  • Curah Hujan Tinggi di Peru: Sementara itu, curah hujan meningkat di dekat Peru.
  • Peningkatan Suhu Udara: Suhu udara di daerah yang terkena El Nino cenderung meningkat.

Ciri-ciri La Nina

  • Penguatan Angin Pasat Barat: La Nina ditandai dengan penguatan angin pasat barat.
  • Curah Hujan Tinggi di Indonesia: Indonesia mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
  • Curah Hujan Rendah di Peru: Sebaliknya, curah hujan di dekat Peru menurun.
  • Penurunan Suhu Udara: Suhu udara di daerah yang terkena La Nina cenderung menurun.

Frekuensi dan Durasi El Nino dan La Nina

El Nino dan La Nina bukanlah fenomena yang terjadi setiap tahun. Kedua fenomena ini muncul setiap 2-7 tahun sekali dan biasanya berlangsung selama 9-12 bulan. Di antara kedua fenomena ini, La Nina cenderung lebih jarang terjadi dibandingkan El Nino.

Dampak global El Nino dan La Nina

  • Dampak El Nino

El Nino memiliki dampak yang luas dan signifikan di seluruh dunia. Sebagai contoh, El Nino yang terjadi pada periode 2014-2016 menyebabkan kekeringan parah di Asia dan Kanada. 

Fenomena ini merusak hasil panen dan mempengaruhi lebih dari 60 juta orang. Dampak ini sangat terasa di sektor pertanian, energi, dan infrastruktur.

  • Dampak La Nina

La Nina, meskipun lebih jarang terjadi, juga memiliki dampak global yang signifikan. Peningkatan curah hujan yang terjadi selama La Nina dapat menyebabkan banjir besar, terutama di wilayah yang biasanya tidak menerima curah hujan tinggi. 

Hal ini dapat merusak infrastruktur, mengganggu produksi pertanian, dan memengaruhi kehidupan jutaan orang di seluruh dunia. 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement