Advertisement

Mengenal Perbedaan Nabi dan Rasul Berdasarkan Sifat serta Tugasnya

14 April 2023 19:58 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi jazirah Arab, tempat dakwah beberapa nabi dan rasul. (Sumber: Freepik/rawpixel.com) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Nabi dan rasul merupakan manusia utusan Allah Swt di dunia. Namun meskipun sama-sama utusan Allah, keduanya memiliki sifat dan tugas yang berbeda.

Perbedaan tersebut disebutkan dalam dalil-dalil Al-Qur’an. Salah satunya adalah surat Al-Hajj ayat 52.

Dalam ayat tersebut, nabi dan rasul disebutkan sebagai dua istilah yang berbeda. Surat Al-Hajj ayat 52 berbunyi:

وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ وَلَا نَبِيٍّ إِلَّا إِذَا تَمَنَّىٰ أَلْقَى الشَّيْطَانُ فِي أُمْنِيَّتِهِ فَيَنسَخُ اللَّهُ مَا يُلْقِي الشَّيْطَانُ ثُمَّ يُحْكِمُ اللَّهُ آيَاتِهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ 

Artinya “Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak (pula) seorang nabi, kecuali apabila ia mempunyai sebuah keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu. Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.” (Al-Hajj ayat 52).

Dalam Tafsir al-Qurthubi, ayat tersebut menerangkan perbedaan rasul dan nabi. Dalam kitab tafsir tersebut disebutkan bahwa seluruh rasul adalah nabi, namun tidak semua nabi itu adalah rasul.

Perbedaan nabi dan rasul

Berikut ini merupakan lima perbedaan nabi dan rasul sebagai manusia utusan Allah Swt.

1. Beda sifat

Perbedaan pertama terletak pada sifat, nabi merupakan manusia biasa yang hidup seperti orang pada umumnya, merasakan lemah, sakit, dan juga mati.

Sementara sifat rasul adalah merupakan golongan istimewa yang dikarunia mukjizat oleh Allah Swt. dan berasal dari keturunan mulia, mukjizat yang diberikan Allah digunakan untuk kepentingan umat dalam perkara dunia maupun akhirat.

2. Beda tugas

Perbedaan kedua selain sifat adalah beda tugas. Nabi memiliki tugas untuk menyerukan kebaikan baik itu keimanan kepada Allah Swt. ataupun hari akhir.

Tugas rasul adalah menyampaikan wahyu kepada kaum kafir dengan menyerukan untuk senantiasa menyembah Allah Swt. dan juga senantiasa membimbing manusia dalam jalan kebaikan.

3. Beda cara dalam penerimaan wahyu

Selanjutnya adalah perbedaan dalam menerima wahyu, nabi bisanya dalam perkara menerima wahyu dari Allah Swt. melalui mimpi ataupun ilham untuk dirinya sendiri, Sementara Rasul menerima wahyu dalam keadaan sadar dengan perantara malaikat Jibril dan berkewajiban untuk menyebarkannya kepada umatnya.

4. Perbedaan jumlah

Dalam sebuah hadis Rasulullah saw. dari Abu Umamah yang diriwayatkan oleh Ahmad, Nabi Muhammad saw. pernah menjelaskan mengenai perbedaan jumlah nabi dan rasul.

Hadis tersebut berbunyi:

قُلتُ: يا رسولَ اللهِ، كم وَفَّى عِدَّةُ الأنبياءِ؟ قال: مِئةُ ألْفٍ وأربعةٌ وعشرونَ ألْفًا، الرُّسُلُ مِن ذلك ثلاثُ مِئةٍ وخَمسةَ عَشَرَ جَمًّا غَفيرًا

Artinya: “Aku berkata: Wahai Rasulullah! Ada berapa jumlah nabi? Rasulullah menjawab: nabi ada 124.000 orang dan di antara mereka ada para rasul sebanyak 315 orang. Mereka sangat banyak,” (HR. Ahmad).

Hadis tersebut kemudian menjadi salah satu dasar untuk menentukan jumlah nabi dan rasul, yakni 124.000 nabi dan di antaranya terdapat 315 rasul.

Di antara 315 rasul yang dijelaskan dalam hadis di atas, 25 di antaranya disebutkan kisah hidupnya oleh Allah dalam Al-Qur’an dan wajib diimani oleh umat Islam.

Dua puluh lima rasul tersebut adalah Nabi Adam as., Nabi Idris as., Nabi Nuh as., Nabi Hud as., Nabi Shaleh as., Nabi Ibrahim as., Nabi Ishak as., Nabi Yakub as.., Nabi Yusuf as., Nabi Ayub as., Nabi Syu'aib as., Nabi Musa as., Nabi Harun as., Nabi Zulkifli as., Nabi Daud as., Nabi Sulaiman as., Nabi Ilyas as., Nabi Ilyasa as., Nabi Yunus as., Nabi Zakaria as., Nabi Yahya as., Nabi Isa as., dan Nabi Muhammad saw.

5. Beda gelar

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa seorang nabi belum tentu rasul, sementara seorang rasul pasti nabi. 

Kemudian, di antara para rasul, terdapat rasul yang bergelar Ululazmi karena keteguhan dan kelapangan hatinya dalam menyebarkan ajaran Allah Swt.

Adapun rasul yang mendapatkan gelar Ululazmi adalah Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Muhammad Saw.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement