Advertisement

DPP IKA Undip Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Dokter Aulia, Tekankan Transparansi

28 August 2024 17:48 WIB

thumbnail-article

Mahasiswa melintas di belakang spanduk besar bertuliskan "Gerakan Zero Bullying" di kampus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/8/3024). Sumber: ANTARA. .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Margareth Ratih. F

DPP Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) FK Undip dr. Aulia Risma Lestari.

Aulia ditemukan meninggal dunia di Semarang pada Senin (12/8/2024). Diduga, almarhumah bunuh diri akibat perundungan yang diterimanya selama menjalani pendidikan sebagai calon dokter spesialis anestesi. 

“DPP IKA Undip menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Aulia Risma Lestari, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di Universitas Diponegoro,” kata Ketua Umum DPP IKA Undip Abdul Kadir Karding dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (27/8/2024).

DPP IKA Undip mendesak pihak kepolisian untuk melakukan investigasi secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan mendalam terhadap bukti-bukti yang relevan. 

“Jika terbukti ada unsur perundungan (bullying) dalam kasus ini, DPP IKA Undip meminta pihak universitas dan penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku,” tegas Karding. 

Pihak universitas diketahui telah melakukan investigasi internal terhadap kasus kematian dr. Aulia. Hasil investigasi menyebut almarhumah tak melakukan bunuh diri karena di-bully oleh senior, melainkan karena masalah kesehatan mental yang dideritanya. 

Terkait hal ini DPP IKA Undip meminta agar pihak universitas dan kepolisian memberikan informasi yang terbuka dan transparan kepada publik mengenai perkembangan kasus ini. 

“Kami menyerukan agar ada penegakan hukum yang adil dan transparan, sehingga kasus ini menjadi pembelajaran dan pencegahan bagi kejadian serupa di masa depan,” sambung Karding.

Dorong pencegahan bullying

Melalui pernyataannya, DPP IKA Undip juga mendorong pihak universitas untuk meningkatkan kesadaran akan dampak buruk bullying. Imbauan ini mencakup upaya untuk memperkuat program pencegahan perundungan di lingkungan kampus. 

“Kami mendukung program yang mendorong lingkungan belajar yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan mental dan akademis mahasiswa.”

DPP IKA Undip berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan universitas dalam upaya-upaya menciptakan lingkungan akademik yang berintegritas, bebas dari kekerasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. 

Sebagai bentuk solidaritas, DPP IKA Undip siap memberikan dukungan moral dan bantuan yang dibutuhkan kepada keluarga dr. Aulia Risma Lestari. 

“Kami mengajak seluruh alumni dan civitas akademika Undip untuk bersatu dalam memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah,” tandas Karding. 

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement