Agus Andrianto adalah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang masuk dalam Kabinet Merah Putih. Ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/10/2024). Berikut profil Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan periode 2024-2029.
Sebelum masuk dalam Kabinet Merah Putih, Agus Andrianto telah mengemban jabatan tinggi di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia pernah menjadi Wakil Kepala Polri (Wakapolri) mendampingi Listyo Sigit Prabowo.
Agus diundang ke kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada Senin (14/10). Di sana, ia diajak berdiskusi tentang pembangunan Indonesia ke depan. Ia juga ditanya terkait kesiapannya membantu Presiden Prabowo selama lima tahun mendatang.
“Beliau tadi menyampaikan kepada saya apakah kalau ditugaskan untuk membantu beliau saya siap. Tentu sebagai prajurit Bhayangkara saya siap untuk mengabdikan diri bagi bangsa Indonesia,” tutur Agus.
Berikut profil Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Profil Agus Andrianto
Komjen Pol Agus Andrianto, begitulah nama lengkap dan pangkatnya di kepolisian. Ia lahir pada 16 Februari 1967 di Blora, Jawa Tengah. Ia adalah anak kesebelas dari Sukarsono dan Sri Sudaryati.
Masa mudanya dihabiskan di Blora. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Tempelan, SMP Negeri 1 Blora, dan SMA Negeri 1 Blora. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1989.
Ia mulai dinas menjadi polisi pada 1989. Saat itu, Agus ditugaskan di Satuan Samapta Polres Dairi. Setahun setelahnya, ia ditunjuk menjadi Kapolsek Sumbul dan beralih jadi Kapolsek Parapat, lalu menjadi Kapolsek Percut Seituan.
Selanjutnya, Agus menempuh pendidikan di PTIK yang berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) pada 1995. Kemudian ia melanjutkan ke SESPIM dan SESPIMTI pada 2012. Ia juga mengambil S2 Ilmu Hukum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Pasca lulus dari PTIK, Agus dipercaya menjadi Kapuskodalops Polres Lampung Selatan. Dua tahun kemudian, ia diangkat menjadi Kasat Serse Poltabes Medan. Ia juga sempat diminta menjadi Kasubag Binops Bag Serse Ek Polda Jatim pada 2001. Di tahun yang sama, ia dipindahkan menjadi Kasubag Binops Bag Serse Um Polda Jatim.
Kariernya di kepolisian terus meningkat. Ia membuktikan diri mengabdi untuk negeri. Hingga akhirnya Agus dipercaya menjadi Kapolda Sumut, Kabaharkam Polri, Kabareskrim Polri, dan terakhir menjadi Wakapolri pada 2023.
Atas kerja kerasnya selama berada di satuan reserse yang mengatasi kasus kriminalitas, Agus mendapatkan banyak penghargaan. Ia memperoleh 18 tanda kehormatan seperti Brevet Penyidik Polri, Pin Roda Brimob Polri, Brevet Selam Polri, dan Brevet Para Penerjun.
Agus Andrianto juga mendapat gelar kehormatan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau. Gelar tersebut yaitu Datok Seri Sakti Bhayangkara Utama yang menggambarkan kebesaran, kemegahan, keagungan, keutamaan, kemuliaan, dan kekuatan.
