Profil Andanu Prasetyo: CEO dan Founder Toko Kopi Tuku: Kini Buka Gerai di Korea Selatan

4 Mei 2024 14:05 WIB

Narasi TV

Kedai kopi pop-up Toko Kopi Tuku dan bermitra bersama Kornerd Coffee di Seoul, Korea Selatan hingga April 2024. ANTARA/HO-Toko Kopi Tuku/am.

Penulis: Elok Nuriyatur

Editor: Indra Dwi

Nikmatnya segelas kopi Tuku tidak lepas dari peran Andanu Prasetyo, sosoknya sempat ramai dibahas setelah kedainya didatangi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Cipete Raya, Jakarta Selatan.

Kedai kinya dikenal sebagai salah satu pelopor susu gula aren di Indonesia, lantas seperti apa profil Andanu Prasetyo dan bagaimana ia memulai bisnisnya? Berikut informasi lengkapnya.

Profil Andanu Prasetyo

Andanu Prasetyo atau akarab disapa Tyo ini merupakan alumni Alumnus S1 Business Universitas Prasetiya Mulya angkatan 2007 ini memulai bisnisnya sejak tahun 2005, saat itu ia membuka distro baju yang dicampur dengan semi cafe dan kedai es krim.

Seberjalannya waktu tahun 2010, Tyo memberanikan diri untuk membuka sebuah restoran dengan konsep rumahan comfort food mulai dari appetizer, main course, dessert, hingga kopi. Yang diberi nama Toodz House.

Pria kelahiran 27 Juli 1989 ini sukses membangun bisnis kulinernya, namun ia tidak cepat puas.

Tahun 2015 Tyo akhirnya mendirikan Kopi Tuku, ketertarikan bisnis kopi ini dimulai dari tugas kuliah saat menjalani Business Project atau proyek akhir semester yang ia ciptakan demi bisa lulus dari Prasmul.

Disisi lainnya Tyo melihat masyarakat Indonesia saat itu masih rendah dan tidak sebanding dengan besarnya produksi dan distribusi kopi negara, oleh karenanya berbekal analisis dan eksplorasinya, Tyo mendirikan Kopi Tuku.

Melanjutkan kesuksesannya, Andanu mendirikan MAKA Group atau PT Makna Angan Karya Andanu. Grup perusahaan ini bergerak di bidang food and beverage (F&B) yang menaungi sejumlah merek termasuk salah satunya, Kopi Tuku.

Kopi Tuku Buka Gerai Sementara di Korea Selatan

Kopi Setelah sukses memiliki cabang di beberapa tempat, Kopi Tuku membuka gerai sementara di negeri Gingseng tepatnya di Gangnam, Seoul, Korea Selatan.

Tujuaan dari dibukanya gerai Tuku Kopi tidak lain  untuk mengeksplorasi peluang ekspansi bisnis di Korea Selatan untuk produk kopi dan peralatan penyeduhannya.

Tidak hanya itu, Tuku Kopi bisa memperoleh informasi pasar di Korea Selatan dan membangun jaringan komunitas setempat untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya kopi Indonesia di Korea Selatan. 

Pemilihan Korea Selatan sebagai tujuan ekspansi dikarenakan kecintaan masyarakat Korea Selatan terhadap budaya minum kopi.

“Hadirnya kedai kopi pop-up ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha untuk mengetahui dan memperoleh informasi pasar suatu produk, dalam hal ini produk kopi. Pelaku usaha juga dapat berinteraksi secara langsung dan menangkap keinginan konsumen,” jelas Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Seoul Zelda Wulan Kartika.

CEO & Founder Toko Kopi Tuku, Andanu Prasetyo menjelaskan, Toko Kopi Tuku di Seoul tidak hanya menghadirkan menu es Kopi Susu Tetangga dan Tetangga Blend, tetapi juga menjual produk-produk lain, seperti gula aren yang merupakan hasil kolaborasi dengan salah satu produsen gula aren yaitu Beraga

 

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR