Budi Arie Setiadi baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Ia menggantikan posisi Johnny G. Plate di sisa masa jabatan yang terjerat kasus korupsi BTS Kominfo pada Mei lalu.
Siapakah Budi Arie Setiadi? Berikut profil Budi Arie Setiadi, Menkominfo 2023-2024.
Presiden Jokowi baru saja melakukan reshuffle kabinet di sisa masa jabatannya.
Ia resmi melantik satu menteri dan lima wakil menteri pada Senin, 17 Juli 2023. Pelantikan dan pengambilan sumpah ini dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta.
Menteri yang baru saja dilantik ialah Budi Arie Setiadi. Sebelumnya, Budi menjabat sebagai Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) sejak 25 Oktober 2019.
Budi Arie juga tercatat sebagai petinggi kelompok relawan Jokowi yang disebut Projo.
Profil Budi Arie Setiadi Menkominfo
Budi Arie Setiadi lahir di Jakarta pada 20 April 1969. Ia adalah seorang lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia. Kemudian ia melanjutkan studi S2 Manajemen Pembangunan Sosial di universitas yang sama pada tahun 2006.
Selama menjadi mahasiswa, Budi aktif berorganisasi. Tak hanya menjabat sebagai pimpinan, Budi juga mendirikan dan membina organisasi. Berikut segudang pengalaman Budi di bidang organisasi saat menjadi mahasiswa:
- Presidium Senat Mahasiswa UI periode 1994-1995.
- Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa FISIP UI periode 1993-1994.
- Redaktur Pelaksana (Redpel) Majalah Suara Mahasiswa UI periode 1993-1994.
- Mendirikan Forum Studi Mahasiswa (FSM) UI.
- Mendirikan Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM) UI.
Semangatnya berorganisasi tak lantas hilang setelah menjadi alumni. Ia justru menjadi semakin aktif, baik untuk almamaternya maupun masyarakat. Berikut pengalaman Budi setelah lulus dari FISIP UI:
- Ketua Ikatan Alumni (ILUNI) UI periode 1998-2000.
- Mendirikan Keluarga Besar (KB) UI tahun 1998.
- Mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ).
- Mendirikan Masyarakat Profesional Indonesia (MPI).
- Dewan Penasehat ILUNI UI periode 2016-2019.
- Ketua ILUNI FISIP UI periode 2022-2025.
Jauh sebelum terjun di politik, Budi berkiprah di dunia jurnalistik. Pada era reformasi, ia mendirikan surat kabar kritis bernama Bergerak. Ia juga ikut mengelola Media Indonesia tahun 1994-1996 bersama mantan wartawan Tempo.
Ia juga menjadi bagian dari Mingguan Ekonomi Kontan sejak awal berdirinya media tersebut.
Budi menjadi jurnalis Kontan sejak 1996 hingga 2001. Tak hanya itu, Budi pernah menjadi Pimpinan Umum Tabloid Bangsa periode 2008-2009.
Karier Budi di dunia usaha pun sampai pada titik menduduki jabatan penting di beberapa perusahaan, diantaranya:
- Direktur PT Daya Mandiri (2010-2014).
- Direktur Utama NKR Investama (2009-2014).
- Direktur PT Sarana Global Informasi (2009-2014).
- Direktur Utama PT Mitra Lumina Indonesia (2011-2014).
Berkiprah di politik
Karier politiknya dimulai saat ia menjadi Kepala Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta periode 2005-2010.
Ia juga menjadi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Pada Agustus 2013, Budi mendirikan sekaligus menjadi ketua umum Projo, relawan terbesar pendukung Jokowi.
Projo adalah organisasi masyarakat yang berhasil mengantarkan Jokowi pada kemenangannya pada Pilpres 2014.
Relawan ini konsisten mendukung Jokowi hingga Pilpres 2019. Lagi-lagi, Projo berhasil mengantarkan Jokowi menuju jabatan presiden dua periode.
Ia pun didapuk menjadi Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.
Kini, Budi resmi menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika, menggantikan posisi Johnny G. Plate yang tersandung kasus korupsi BTS 4G.
