Pada awal September 2024, Komedian Cak Lontong resmi diperkenalkan sebagai ketua tim pemenangan pasangan Pramono Anung—Rano Karno pada Pilkada Jakarta 2024.
Tak terduga, komedian yang memiliki pengetahuan di bidang politik, Cak Lontong, didapuk sebagai Ketua Tim Pemenangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur pasangan Pramono Anung – Rano Karno pada Pilgub Jakarta 2024.
"Seperti kami katakan sebelumnya, ketua tim pemenangan pasti di luar dugaan semua, yaitu Cak Lontong," ujar calon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Kamis (5/9/2024) lalu.
Calon gubernur yang diusung PDIP tersebut menyebut, Cak Lontong merupakan seniman yang mampu membawa kegembiraan di tengah keriuhan politik.
Selain hal itu, Pramono menjelaskan bahwa komedian pemilik nama asli Lies Hartono tersebut juga memiliki rekam jejak politik, salah satunya ketika terlibat dalam kampanye Jokowi—Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014.
Mari mengenal lebih jauh komedian yang melek politik ini.
Profil Cak Lontong
Cak Lontong memiliki nama asli Lies Hartono dan lahir di Magetan pada 7 Oktober 1970. Ia merupakan pelawak kenamaan Indonesia.
Baca Juga:Profil Mayjen TNI (Purn.) Dwi Jati Utomo, Ketua Timses Dedi Mulyadi untuk Pilkada Jabar 2024
Tak hanya berprofesi sebagai pelawak, juga dikenal sebagai presenter dan aktor. Nama panggung “Cak Lontong” ia jelaskan digunakan karena merasa tubuhnya bulat lonjong mirip lontong.
Sebagai pelawak, lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini mulai melawak sejak bergabung dengan grup lawak Ludruk Cap Toegoe di Surabaya.
Bersama grup ludruknya itu, Cak Lontong mencoba mengangkat keresahan masyarakat melalui humor.
Saat merebaknya stand up comedy di Indonesia, Cak Lontong kemudian mencoba melawak dengan cara lawak yang tergolong baru pada masanya itu.
Sejak itu, namanya kian melambung dalam kancah hiburan tanah air. Cak Lontong kemudian menjadi salah satu pelawak stand up yang populer di telinga orang Indonesia.
Namun, sepanjang karier melawaknya, Cak Lontong juga tercatat pernah menuangkan hasil pemikirannya dalam beberapa buku, seperti Gendeng Ways dan Salam Lemper (2014).
Dengan segala pencapaiannya tersebut, pada tahun 2017, Cak Lontong menerima penghargaan dari almamaternya, ITS, di bidang seni-budaya.
Cak Lontong juga pernah diberi julukan sebagai “Pelawak Istana” lantaran sering diundang oleh Jokowi ke sejumlah acara istana, termasuk dalam acara tasyakuran pernikahan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.
Kekuatannya dalam menggunakan silogisme dan juga peribahasa ciptaannya, apalagi penggunaan bahasa baku terstruktur, membuat lawakan Cak Lontong terdengar cerdas dan berbobot.
Komedian yang aktif di politik
Kendati meniti karier sebagai pelawak, Cak Lontong bukan sosok penghibur yang asing di telinga para politikus.
Sejak 2014, ia telah ikut terlibat secara aktif dalam politik. Dengan kemampuan yang dimilikinya, ia merupakan salah satu juru kampanye Jokowi–JK untuk mengarungi Pilpres 2014.
Dalam Pilpres 2024 lalu, ia juga menjadi juru kampanye untuk pasangan calon yang diusung PDIP, yakni Ganjar Pranowo—Mahfud MD.
Kali ini, dalam Pilkada Jakarta 2024, ia kembali terlibat aktif dalam politik, tak hanya sebagai juru kampanye, tetapi juga ketua tim pemenangan Pramono Anung–Rano Karno.
