Advertisement

Profil Dharma Pongrekun: Jenderal Bintang Tiga yang Diduga Catut KTP Warga Jakarta untuk Jadi Cawagub DKI

20 August 2024 18:03 WIB

thumbnail-article

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta jalur independen, Komjen (Purn) Dharma Pongrekun. (Sumber: ANTARA/Mario Sofia Nasution) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Baru-baru ini Dharma Pongrekun ramai diperbincangkan usai sejumlah warga Jakarta melaporkan jika NIK mereka dicatut sepihak untuk mendukung pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

Skandal pencatutan tersebut ramai diperbincangkan usai KPU DKI Jakarta menetapkan jika pasangan Dharma-Kun lolos verifikasi faktual dan memenuhi syarat minimal dukungan untuk maju Pilkada Jakarta 2024 lewat jalur independen pada Kamis (15/8).

Kendati skandal pencatutan NIK mencuat, KPU DKI Jakarta menyatakan jika proses pencalonan pasangan Dharma-Kun tetap berjalan.

Melansir Antara, Ketua Divisi Teknis KPU DKI Jakarta Dody Wijaya menyebut jika pihaknya tak dapat menyetop pencalonan Dharma-Kun selama tak ada rekomendasi Bawaslu DKI.

"Kalau tahapan 'kan harus tetap berjalan. Tentu kami menunggu segera rekomendasi dari Bawaslu DKI Jakarta seperti apa nanti," terang  Dody Wijaya di Jakarta, Jumat (16/8).

Sementara itu, Bawaslu DKI Jakarta menyatakan jika warga yang merasa NIK-nya dicatut secara sepihak dapat melakukan laporan ke Bawaslu.

"Kami sudah instruksikan kepada jajaran di bawah di tingkat kota, kalau ada yang mengadukan atau melaporkan secara resmi silakan ditindaklanjuti," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Benny Sabdo di Jakarta, Jumat. (16/8).

Siapa sebenarnya Dharma Pongrekun yang berhasil memenuhi syarat maju Pilkada setelah ramai kasus pencatutan NIK?

Profil Dharma Pongrekun

Dharma Pongrekun atau yang akrab disapa Dharma ini merupakan seorang purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir Komisaris Jenderal. Ia lahir di Kota Palu, Sulawesi Tengah pada 12 Januari 1966.

Pria berusia 58 tahun ini dulunya merupakan lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol pada 1988. Setelah beberapa tahun, ia melanjutkan pendidikan formal tingkat magister di Jurusan Manajemen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya pada 2002 dan Jurusan Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada pada 2006.

Pada 2023 lalu, ia baru saja mendapatkan gelar Doktor Kehormatan Bidang Kemanusiaan dari MBC University Depok.

Memiliki rekam jejak pendidik yang cukup moncer, pria bermarga Pongrekun ini juga memiliki karier yang cukup mentereng sebagai polisi.

Sejumlah jabatan strategis di kepolisian pernah diemban Dharma. Seperti pada 2015, ketika ia menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Pada 2016, ia menduduki posisi sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri.

Kemudian di tahun 2019, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

Di tahun yang sama, dia sempat menjadi calon pimpinan atau capim KPK 2019. Namun, sayangnya dia gagal dan dimutasi pada awal tahun 2024 ke Pati Lemdiklat Polri karena memasuki masa pensiun.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement