Advertisement

Profil Gerald Vanenburg, Asisten Pelatih Sekaligus Pelatih Timnas Indonesia U23

30 January 2025 13:53 WIB

thumbnail-article

Sumber: Instagram Gerald Vanenburg .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rusti Dian

Mantan pemain Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven yang juga legenda Timnas Belanda, Gerald Vanenburg resmi ditunjuk menjadi Asisten Pelatih Timnas Senior dan Pelatih Timnas U23. Lantas, siapa sebenarnya Gerald Vanenburg? 

Nuansa Belanda di Tim Nasional Indonesia semakin kental setelah Gerald Vanenburg resmi ditunjuk sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia. Vanenburg akan bergabung dengan Patrick Kluivert, Alex Pastoor dan Denny Landzaat dalam jajaran tim pelatih Timnas Indonesia.

Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, menyampaikan bahwa pengalaman Vanenburg akan sangat berguna bagi pemain muda Indonesia.

Pria bernama lengkap Gerald Marvin Vanenburg itu lahir di Utrecht pada 5 Maret 1964. Selain berkewarganegaraan Belanda, Vanenburg juga berstatus sebagai warga negara Suriname. Ia saat ini memegang lisensi kepelatihan UEFA Pro.

Ia dikenal sebagai salah satu pemain top Belanda lulusan akademi Ajax Amsterdam dan mampu menembus tim inti Ajax pada musim 1980/1981. Karier Vanenburg sebagai pemain merentang hingga musim 1999/2000 setelah ia memutuskan pensiun. 

Pemain Top Belanda

Karier Gerald Vanenburg sebagai seorang pemain professional bisa dikatakan cukup luar biasa. Berposisi sebagai sayap kanan, Vanenburg mampu meraih gelar di level nasional dan eropa.

Mampu menembus tim utama Ajax pada usia 17 tahun, Vanenburg membela Ajax yang saat itu diperkuat striker legendaris Marco van Basten. Selama lima tahun membela Ajax, ia mampu meraih tiga gelar Eredivisie, kompetisi kasta tertinggi di Belanda.

Pada musim 1986/1987, Vanenburg mengambil keputusan untuk hengkang ke tim rival Ajax, PSV Eindhoven.

Di Eindhoven, Vanenburg menjadi bagian dari tim utama PSV dan mempersembahkan lima gelar Eredivisie: satu Johan Cruyff Shield dan menjadi bagian dari tim PSV yang berhasil menjuarai Liga Champions pada musim 1987/1988.

Setelah hengkang dari PSV pada musim 1992/1993, ia bergabung dengan klub Jepang Jubilo Iwata hingga musim 1996/1997 ia memutuskan untuk kembali ke Belanda dan membela klub asal kota kelahirannya FC Utrecht.

Hanya semusim di Utrecht, Vanenburg kemudian pindah ke klub Perancis Cannes (1997/1998) dan klub sekota Bayern Munich yaitu 1860 Munich hingga kemudian memutuskan gantung sepatu pada tahun 2000.

Di level Timnas, Vanenburg merupakan salah satu langganan Timnas dan menjadi tim Belanda di Piala Eropa 1988 dan Piala Dunia 1990. Total Vanenburg mampu kumpulkan 42 caps dan mencetak 1 gol bagi Timnas Belanda.

Usai gantung sepatu, Vanenburg tetap berada dekat dengan dunia sepakbola dengan menjadi pelatih PSV Junior. Ia juga pernah melatih eks klubnya di Jerman yaitu 1860 Munich.

Selain itu, Vanenburg juga pernah melatih klub Belanda seperti Helmond Sport, FC Eindhoven, dan menjadi asisten pelatih Willem II Tilburg pada tahun 2008.

Jabatan terakhir Vanenburg sebelum ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia adalah menjadi pelatih Ajax U21 pada musim 2021-2023.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement