Ditunjuk Jadi Staf Khusus Presiden, Berikut Profil Grace Natalie dan Perjalanan Karirnya

16 Mei 2024 16:05 WIB

Narasi TV

Grace Natalie. Sumber: ANTARA.

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Margareth Ratih. F

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, telah menerima penugasan dari Presiden Joko Widodo dalam lingkup pemerintahan.

Pertemuan penting tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 15 Mei 2024, yang juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Dalam pertemuan tersebut, Grace Natalie mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan tugas khusus kepadanya.

"Ada pertemuan saja, bertemu dengan Bapak Presiden. Ada penugasan dari beliau. Ya (buat saya)," ujar Grace dilansir dari Kompas (16/5/2024).

"Tadi (pertemuan) saya, ada Pak Presiden dan ada Pak Mensesneg," Imbuhnya. Namun, Grace belum memberikan rincian mengenai tugas spesifik yang diterimanya.

Sementara itu, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengonfirmasi bahwa Grace Natalie telah diangkat menjadi Staf Khusus Presiden.

"Pada hari ini, Bapak Presiden berturut-turut menerima Bapak Juri Ardiantoro dan Ibu Grace Natalie ke Istana Merdeka. Mereka berdua dipanggil Bapak Presiden untuk mendapatkan penugasan sebagai Staf Khusus Presiden RI. (Penugasan) per hari ini," kata Ari kepada wartawan.

Profil dan Perjalanan karir Grace Natalie

Grace Natalie Louisa, lahir di Jakarta pada 4 Juli 1982, adalah seorang eks jurnalis yang kini terjun ke dunia politik. Ia menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMAK 3 BPK Penabur. Melanjutkan pendidikannya, Grace memilih jurusan akuntansi di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie.

Karir jurnalistik Grace dimulai saat ia masih di kampus, ketika ia berhasil meraih kemenangan dalam ajang SCTV Goes to Campus untuk wilayah Jakarta dan mengunci posisi kelima di tingkat nasional. Setelah lulus, Grace langsung bergabung dengan SCTV. Selama karir jurnalistiknya, ia berpindah dari satu media ke media lain, termasuk ANTV dan TVOne.

Pada 2012, Grace meninggalkan dunia jurnalistik untuk menjadi CEO di Saiful Mujani Research and Consulting. Namun, ia hanya bertahan dua tahun sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia politik pada 2014.

Mendirikan PSI dan kiprah di politik

Pada 2014, Grace bersama beberapa anak muda lainnya, seperti Raja Juli Antoni dan Isyana Bagoes Oka, mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mereka memiliki visi yang sama mengenai situasi politik terkini dan sepakat untuk membentuk partai politik baru.

Dalam Pemilu 2019, Grace mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Ia berhasil mendapatkan suara terbanyak di daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta III dengan 179.949 suara.

Namun, karena PSI tidak memenuhi ambang batas parlemen sebesar 4 persen, Grace tidak dapat duduk di kursi anggota dewan.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR