Pada tanggal 25 Agustus 2025, Haji Isam dianugerahi gelar Bintang Mahaputra Utama oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah upacara di Istana Negara. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
Penerimaan penghargaan tersebut juga mengundang perhatian publik dan media. Dewan penasehat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk masa bakti 2024-2029, Haji Isam dinyatakan sebagai sosok yang berperan penting dalam mendorong perkembangan ekonomi di berbagai sektor. Di antara 141 tokoh yang menerima penghargaan yang sama, posisinya sebagai pengusaha di Kalimantan Selatan semakin diperkuat.
Baca Juga:5 September 2025 Libur Apa?
Profil Haji Isam
Haji Isam atau Andi Syamsuddin Arsyad, lahir pada 1 Januari 1977 di Bone, Sulawesi Selatan. Sebelum menjadi seorang pengusaha sukses, ia memulai kariernya dari bawah. Dia pernah bekerja sebagai sopir truk, pekerja perkayuan, hingga tukang tambang. Pengalaman ini bagai batu loncatan yang membawanya menuju dunia bisnis yang lebih besar.
Dengan dedikasi dan kerja keras, Haji Isam berhasil membangun kerajaan bisnisnya dari nol. Keberanian dan ketekunannya dalam menghadapi tantangan memang patut diacungi jempol, serta menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Perjalanan bisnis Haji Isam
PT Jhonlin Group, perusahaan yang didirikan oleh Haji Isam, kini menjadi salah satu nama besar dalam dunia bisnis di Indonesia. Grup ini meliputi berbagai sektor, termasuk pertambangan, layanan pelabuhan, transportasi udara, dan manufaktur.
Salah satu anak perusahaan yang terkenal adalah PT Jhonlin Baratama, yang fokus di bidang pertambangan batu bara. Selain itu, ada juga PT Jhonlin Marine and Shipping yang bergerak di bidang transportasi, serta beberapa anak perusahaan lainnya yang mendukung dan melengkapi kebutuhan bisnis di dalam dan luar negeri.
Di bawah kepemimpinan Haji Isam, PT Jhonlin Group menunjukkan kemajuan pesat, bahkan berhasil go public pada 2022 melalui penawaran umum perdana saham. Inovasi dan pengembangan yang terus menerus dilakukan, menjadikan Haji Isam sebagai salah satu pengusaha terkemuka di Kalimantan Selatan.
Hubungan dengan pemerintahan
Haji Isam memiliki hubungan dekat dengan pemerintah, terutama dengan mantan Presiden Joko Widodo. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara Tim Pemenangan Nasional Jokowi-Ma'ruf pada Pemilu 2019. Hubungan ini membantunya membangun jaringan yang luas dalam dunia bisnis dan pemerintahan.
Setelah kepemimpinan beralih kepada Prabowo Subianto, Haji Isam tetap mempertahankan hubungan baik dengan pemerintahan. Ia sering terlihat di acara-acara resmi dan diundang dalam berbagai kesempatan oleh mantan dan pejabat saat ini. Keberadaannya di kalangan pengusaha besar di Indonesia menunjukkan betapa pentingnya peranannya dalam perekonomian negara.
Kontroversi dan citra publik
Meskipun berhasil membangun karier bisnis yang cemerlang, Haji Isam juga dikenal sebagai sosok yang kontroversial. Beberapa aspek mengenai caranya menjalankan bisnis dan hubungan dekatnya dengan pejabat publik sering kali menjadi sorotan. Ada kalangan yang menilai prestasi Haji Isam datang dengan banyak kontroversi, yang membuat citranya di mata publik menjadi bervariasi.
Masyarakat memberikan penilaian yang berbeda-beda tentang Haji Isam. Sebagian melihatnya sebagai pengusaha yang inovatif dan memberikan kontribusi positif bagi ekonomi, sementara yang lain menyoroti aspek-aspek kontroversial yang menyelimuti kehidupan dan bisnisnya.
