Dudy Purwagandhi ditunjuk menjadi Menteri Perhubungan Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo-Gibran. Sebelumnya, ia adalah Komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Berikut profil Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan periode 2024-2029.
Dudy Purwagandhi ditunjuk menjadi Menteri Perhubungan (Menhub) pada Minggu (20/10/2024) malam di Istana Negara, Jakarta. Keesokan harinya, Dudy dilantik untuk menjalankan tugas selama lima tahun ke depan.
Sebelum menjadi Komisaris PT PLN, Dudy sempat menduduki jabatan sebagai Direktur PT Johnlin Air Transport dan PT Johnlin Marine Trans. Keduanya bergerak di bidang transportasi, khususnya maskapai penerbangan regional dan transportasi laut atau pelayaran.
Pengalaman di bidang transportasi dan rekam jejak Dudy Purwagandhi yang mumpuni inilah yang menjadi dasar ditunjuknya sebagai Menteri Perhubungan. Lantas, bagaimana profil dan rekam jejaknya? Berikut profil Menteri Dudy Purwagandhi.
Profil Dudy Purwagandhi
Dudy Purwagandhi lahir pada 23 September 1970 di Manado, Sulawesi Utara. Ia menamatkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Trisakti Jakarta pada 1995.
Pengalamannya di berbagai perusahaan tidak perlu diragukan lagi. Kariernya dimulai pada 1997 ketika bekerja sebagai Staff Assistant BOD PT Tri Usaha Bhakti Truba. Pada 2004, Dudy menjabat sebagai Kepala Departemen GA di perusahaan tersebut. Kemudian pada 2008, Dudy menjadi Internal Audit di PT Dua Samudera Perkasa.
Dudy diangkat menjadi Direktur PT Jhonlin Air Transport pada 2008-2009. Kemudian pada 2009, Dudy menjabat sebagai Direktur PT Dua Samudera Perkasa. Di tahun yang sama, Dudy juga menjadi Direktur PT Jhonlin Marine Trans, perusahaan transportasi pelayaran untuk kargo bijih besi dan batu bara.
Tidak hanya berkarier di Indonesia, Dudy juga pernah dipercaya menjadi Direktur Seacons Trading Limited di Singapura pada 2011-2020.
Dudy juga aktif berkarier di politik. Hal ini terlihat dari rekam jejaknya sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju dalam Pilpres 2019. Tim ini bekerja untuk memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang pada saat itu melawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Ketika menjadi Wakil Bendahara TKN, Dudy juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
Kini, Dudy dipercaya menjadi Menteri Perhubungan periode 2024-2029. Ia bertugas mengatasi tantangan, salah satunya di dunia aviasi Indonesia. Terdapat sejumlah masalah seperti bandara kosong dan harga tiket pesawat yang dinilai tinggi. Harapannya, Dudy mampu mendorong revitalisasi industri penerbangan dengan kondisi pasca pandemi COVID-19.
Baca Juga:Profil Rachmat Pambudy: Guru Besar IPB yang Menjabat Sebagai Menteri PPN dan Kepala Bappenas
