Mantan staf pribadi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ossy Dermawan, ditunjuk sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam Kabinet Merah Putih.
Ossy yang merupakan Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan mendampingi Nusron Wahid sebagai Menteri ATR/Kepala BPN.
Berikut profil dari Wamen ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan.
Profil Ossy Dermawan
Ossy Dermawan lahir di Jakarta, 9 November 1976. Ossy memiliki karier yang cukup panjang di TNI AD sebelum memutuskan untuk pensiun dini dan terjun ke dunia politik.
Saat duduk di bangku SMAN 8 Jakarta, Ossy berkesempatan mengikuti program pertukaran pelajar American Field Service (AFS) dan bersekolah selama satu tahun di Australia.
Setelah lulus SMA, Ossy sempat mengambil program studi S-1 Akuntansi di Universitas Padjadjaran. Namun, ia hanya sempat berkuliah selama satu tahun sebelum memutuskan untuk ikut seleksi akademi militer.
Ossy pun mengikuti program beasiswa S-1 dari Norwich University, Military School of Vermont, yang merupakan akademi militer swasta tertua di Amerika Serikat.
Program beasiswa yang diikuti Ossy digagas oleh Prabowo Subianto yang saat itu menjabat sebagai Komandan Jenderal Korps Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).
Ossy berhasil menjadi lulusan terbaik pada tahun 2000 dan menjadi orang asing lulusan terbaik pertama sejak kampus tersebut berdiri pada 1918.
Dari studinya di Norwich University, Ossy beroleh gelar ganda di bidang Business Administration dan Computer Information System.
Lulus S-1, Ossy kembali ke tanah air dan mengikuti berbagai pelatihan militer yang mendukung kariernya di TNI AD, antara lain Semapa PK TNI di Magelang (2001), Sesarcab Kavaleri di Padalarang (2001), Susdanki Kavaleri di Padalarang (2008), Sussarpa Intel BAIS di Cilendek (2009), dan Diklapa II Kavaleri di Filipina (2011).
Selama di TNI AD, Ossy pernah terlibat dalam sejumlah operasi militer, di antaranya Operasi Pemulihan Keamanan, Satgas Kikav 31 di Ambon pada 2004–2005 dan Operasi Perdamaian PBB, Kontingen Garuda XXIII A/UNIFIL di Lebanon pada 2006–2007.
Ossy kemudian mengambil studi magister di bidang Strategic Studies di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU) Singapura, dan lulus pada tahun 2014.
Setelah 17 tahun berkarier di dunia militer, Ossy memutuskan untuk pensiun dini dengan pangkat terakhir Mayor. Ia bergabung dengan Partai Demokrat dan kemudian menjadi staf pribadi Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Adapun jabatannya terkini di Partai Demokrat yakni sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat sejak 13 Januari 2021.
