Advertisement

Profil Rocky Gerung: Akademisi dan Pengamat Politik yang Tajam ke Pemerintah

25 August 2023 12:03 WIB

thumbnail-article

Foto Rocky Gerung. (Sumber: ANATRA FOTO/Harry T/aww) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Nama Rocky Gerung kerap menjadi sorotan publik lantaran argumennya mengenai pemerintahan yang tak jarang mendatangkan kontroversi.

Terbaru, pria yang akrab disebut Bung Rocky ini dilaporkan oleh sejumlah relawan Jokowi atas dugaan dan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Buntut pelaporan tersebut, Rocky Gerung harus menjalani sidang kasus perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sejatinya, sidang tersebut digelar pada Selasa (22/8/2023), namun ditunda hingga 7 September mendatang.

Profil Rocky Gerung

Rocky Gerung dikenal sebagai seorang akademisi, filsuf, dan pengamat politik Indonesia. 

Dalam beberapa tahun terakhir, ia kerap menjadi narasumber beberapa media nasional sebagai pengamat.

Rocky adalan pria kelahiran Manado, ia lahir pada tanggal 20 Januari tahun 1956. 

Kariernya sebagai akademisi bermula ketika ia menginjak bangku kuliah di Universitas Indonesia (UI) pada 1979.

Kala itu, Rocky terdaftar sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu-ilmu Sosial (sekarang FISIP).

Akan tetapi, Rocky tak menamatkan kuliahnya di jurusan tersebut. Ia memilih untuk mengambil jurusan lain, yakni Jurusan Ilmu Filsafat di universitas yang sama.

Gelar sarjana ia dapatkan di usia 27 tahun dari sana. Selama berkuliah, Rocky dikenal sebagai mahasiswa yang punya kedekatan dengan para aktivis sosialis kala itu.

Setelah lulus, Rocky menjadi akademisi UI sebagai dosen Departemen Ilmu Filsafat.

Kariernya sebagai dosen ia lakukan hingga 2015. Kala itu, ia terpaksa harus berhenti menjadi dosen karena terbitnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 yang mengharuskan setiap dosen memiliki gelar magister (S2).

Sebagai akademisi, Rocky aktif menulis di beberapa jurnal akademik, seperti Jurnal Perempuan untuk bidang kajian feminisme dan Jurnal Prisma untuk bidang kajian HAM dan Pancasila.

Pendiri Setara Institute

Ketika menjadi akademisi di UI, Rocky Gerung terlibat dalam pembentukan Setara Institute, sebuah organisasi yang berfokus pada penelitian tentang kesetaraan.

Selain Rocky, terdapat beberapa nama lain sebagai pendiri Setara Institute, seperti Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Azyumardi Azra.

Melansir situs resminya, Setara Institute dibentuk dengan tujuan utama yakni mempromosikan pluralisme, kemanusiaan, demokrasi, dan HAM.

Tidak hanya itu, Rocky juga tercatat pernah menjadi ketua organisasi Sekolah Ilmu Sosial (SIS), sebuah sekolah non-formal di bawah Yayasan Padi dan Kapas yang didirikan oleh Dr. Sjahrir, penasihat ekonomi presiden era SBY.

Nama Rocky Gerung juga tercatat sebagai salah satu pendiri Partai Indonesia Baru (PIB) pada 2002.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement