Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) Jakarta Dharma Pongrekun-Kun Wardana menunjuk eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari sebagai salah satu tim suksesnya pada Pilkada 2024.
“Ibu Siti Fadilah sebagai Ketua I dari tim pemenangan,” kata bakal cawagub Kun Wardhana kepada wartawan, Sabtu (14/9/2024).
Kun menyebut akan ada dua ketua lagi selain Siti Fadilah Supari yakni Mirah Sumirat sebagai Ketua 2 dan Karles S sebagai Ketua 3. Setiap ketua nantinya akan memiliki fungsinya masing-masing.
Selain itu, ada juga Kamaruddin Simanjuntak yang akan bergabung dengan tim pemenangan Dharma-Kun sebagai Dewan Pembina Timses.
Sementara itu, kedua paslon lainnya juga telah mengumumkan susunan timses masing-masing. Pasangan Pramono Anung-Rano Karno menunjuk Lies Hartono alias Cak Lontong sebagai ketua timses.
Adapun pasangan Ridwan Kamil-Suswono telah mendapuk Ahmad Riza Patria untuk mengetuai tim pemenangannya.
Profil Siti Fadilah Supari
Siti Fadilah Supari merupakan seorang dosen dan ahli jantung yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tahun 2004–2009.
Perempuan kelahiran Surakarta, 6 November 1949 ini menamatkan pendidikan sarjana kedokteran di Universitas Gadjah Mada pada tahun 1972.
Siti kemudian mengambil spesialisasi penyakit jantung dan pembuluh darah di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 1987. Pada 1996, ia menerima gelar doktor dari universitas yang sama.
Siti mulai bergabung di pemerintahan saat ditunjuk oleh Presiden SBY untuk menjadi Menteri Kesehatan menggantikan Achmad Sujudi pada 20 Oktober 2004.
Salah satu sepak terjang Siti Fadilah yang cukup monumental adalah perjuangannya melawan virus flu burung di Indonesia.
Pada 25 Januari 2010 hingga 20 Oktober 2014, Siti Fadilah Supari mengemban jabatan sebagai Dewan Pertimbangan Presiden.
Terbaru, Siti didapuk untuk mendampingi pasangan Dharma-Kun sebagai bagian dari timses pada Pilgub Jakarta 2024.
Terkait hal ini, Siti menyebut timses Dharma-Kun sebagai timses yang paling sederhana dibandingkan paslon lainnya.
“Kami mungkin adalah timses yang mungkin paling sederhana dibandingkan tiga timses yang ada, karena kami memang independen. Yang namanya independen itu ya memang tidak ada sponsor, mungkin tidak dekat dengan penguasa seperti paslon yang lain,” ujar Siti dalam wawancara dikutip dari tvOneNews, Selasa (17/8/2024).
