Advertisement

Profil Sultana Najwa: Paskibraka Nasional Yang Ikuti Jejak Sang Ibu

19 August 2025 14:22 WIB

thumbnail-article

Sultana Najwa Sumber: Narasi.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Profil Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional selalu menarik untuk dikulik salah satunya Sultana Najwa, pembawa baki cadangan dalam penurunan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT RI ke-80 yang akan diadakan di Istana Negara.

Meskipun perannya sebagai cadangan, kontribusi Sultana tidak bisa dipandang sebelah mata. Generasi muda sepertinya memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi, dan Najwa menjadi salah satu simbol harapan dengan dedikasi dan komitmennya.

Sebagai pembawa baki cadangan, Sultana Najwa memiliki peran yang krusial. Tanggung jawabnya bukan hanya untuk siap sedia jika diperlukan, tetapi juga untuk mendukung rekan-rekannya yang menjadi pembawa baki utama.

Latar Belakang Sultana Najwa

Sultana Najwa lahir pada tanggal 18 Desember 2008, di Jakarta. Saat ini, ia merupakan siswi di SMAN 82 Jakarta Selatan. Putri dari Bapak Tengku Faisal dan Ibu Threcia Libriani Fadila F ini memiliki ketertarikan yang besar terhadap dunia baris-berbaris dan seni.

Perjalanan Najwa untuk mencapai posisi ini tidaklah instan. Keberaniannya untuk ikut seleksi Paskibraka berawal dari minat yang berkembang seiring dengan kisah inspiratif yang diceritakan oleh ibunya.

Ibu Najwa adalah seorang Paskibraka Nasional yang mewakili Provinsi Bengkulu pada tahun 1995. Kisah perjuangan dan pencapaian ibunya membangkitkan semangat Najwa untuk mengikuti jejaknya.

"Tahu Paskribaka itu dari kecil, karena sering ikut mama kumpul sama Paskibraka dan aku tertariknya itu di SD kelas dua dan di bangku kelas dua SMP aku mulai tertarik untuk menekatkan untuk aku nanti SMA daftar Paskib, dan aku terinspirasi dari mama aku" terang Najwa

Setelah melalui proses seleksi yang ketat dan latihan intensif, Najwa berhasil terpilih untuk mewakili DKI Jakarta. Proses ini meliputi berbagai tahapan mulai dari verifikasi hingga pengujian kemampuan.

Najwa menjalani lima sesi latihan khusus yang disiapkan untuk calon pembawa baki yang menuntut konsentrasi dan komitmen yang tinggi. Momen pelatihan ini menjadi titik penting baginya untuk membangun rasa percaya diri dan menyadari tanggung jawab besar yang diembannya.

Terlebih hampir sepuluh tahun DKI Jakarta tidak pernah menempatkan wakil di posisi pembawa baki. Terakhir, Nilam Sukma Pawening mendapat kehormatan serupa pada 2016, dan namanya masih diingat sebagai satu di antara yang paling berkesan.

Pesan Sultana untuk Generasi Muda

Bagi Najwa, bergabung dengan Paskibraka bukan hanya sekadar tugas negara, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan diri. Ia menyampaikan bahwa Paskibraka memberikan banyak pengalaman berharga yang membentuk karakternya.

"Seneng banget bisa ketemu sama teman-teman dari 38 provinsi,menambah relasi tentunya, dan tentunya seneng bisa berkumpul menjadi satu keluarga"ungkap Najwa

Dalam agenda-program Paskibraka, dirinya diberi kebebasan untuk mengekspresikan pemikiran serta mengambil keputusan, yang berujung pada pertumbuhan kepribadian yang lebih baik.

"Di Paskibraka, kita bebas mengeluarkan suara, bebas berpikir, bebas menentukan cara kita melangkah dalam hidup," katanya.

Melalui Paskibraka, Najwa merasakan lingkungan yang saling mendukung dan memotivasi. Ia percaya, dengan berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi, akan lahir individu-individu yang lebih siap untuk menghadapi dinamika kehidupan.

Sebagai seseorang yang berhasil mencapai impiannya menjadi bagian dari Paskibraka, Najwa tidak lupa untuk memberikan pesan kepada generasi muda lainnya. Ia mendorong anak-anak muda untuk memiliki mimpi yang besar dan menetapkan tujuan hidup dengan jelas.

“Mimpi harus lebih tinggi daripada cita-cita supaya kalau jatuh, jatuhnya di bintang-bintang,” ucapnya.

Najwa berharap, generasi muda dapat menemukan motivasi dan tujuan hidup mereka sendiri. Sebab, ketika anak muda memiliki tujuan yang jelas, mereka akan lebih kuat dalam bertindak dan mengambil langkah menuju kesuksesan.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement