Advertisement

Profil Tanri Abeng, Sejarah Hidup dan Perjalanan Karier Sang Tokoh Nasional

24 June 2024 19:41 WIB

thumbnail-article

Tanri Abeng, mantan Menteri BUMN yang minggal pada Minggu, (23/06/2024). Sumber: ANTARA. .

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Margareth Ratih. F

Tanri Abeng, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Presiden Soeharto dan BJ Habibie, meninggal dunia pada Minggu, 23 Juni 2024, pukul 02.36 WIB.

Tokoh berpengaruh ini berpulang pada usia 82 tahun, meninggalkan jejak yang mendalam di dunia bisnis dan pemerintahan Indonesia.

Berita duka ini diiringi dengan berbagai ucapan belasungkawa dari para tokoh nasional. Erick Thohir, Menteri BUMN saat ini, menyebut Tanri Abeng sebagai tokoh yang "berjasa besar untuk negeri ini."

Profil singkat Tanri Abeng

Tanri Abeng lahir di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada 7 Maret 1942. Dilahirkan dalam keluarga sederhana, Tanri Abeng menunjukkan tekad yang kuat sejak usia muda.

Pada usia 10 tahun, setelah kehilangan kedua orang tuanya, ia pindah ke Makassar untuk tinggal dengan kerabatnya dan melanjutkan pendidikan dasar hingga menengah. Setelah menyelesaikan sekolah menengah, Tanri Abeng mendapatkan sebuah beasiswa dari American Field Service (AFS).

Beasiswa ini memberinya kesempatan untuk belajar di Amerika Serikat sebelum akhirnya kembali ke Indonesia dan melanjutkan pendidikan di Universitas Hasanuddin. Karier Tanri Abeng mulai menanjak pada 1960-an ketika ia menjadi Direktur PT Union-Carbide Indonesia.

Karier bisnis dan politik

Pada 1979, Tanri Abeng dipercaya menjadi Presiden Direktur PT Perusahaan Bir Indonesia. Langkah besar dalam kariernya terjadi pada 1991 ketika ia bergabung dengan Grup Bakrie.

Di Grup Bakrie, Tanri Abeng dikenal atas prestasinya dalam meningkatkan penjualan tahunan dari sekitar 50 juta dolar AS menjadi 700 juta dolar AS pada 1996. Kesuksesannya di sektor bisnis membuatnya dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis terkemuka di Indonesia.

Pada tahun yang sama dengan kepindahannya ke Grup Bakrie, Tanri Abeng memutuskan untuk terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Golkar.

Ia kemudian menjadi anggota MPR dan menjabat sebagai menteri BUMN pada periode 1998-1999. Peranannya sebagai menteri BUMN sangat krusial dalam periode transisi ekonomi dan politik Indonesia.

Mendirikan Universitas Tanri Abeng

Pada 2011, Tanri Abeng mendirikan Universitas Tanri Abeng di Jakarta Selatan. Pendirian universitas ini dibiayai dengan hasil penjualan Hotel Aryaduta, hotel yang dimiliki Tanri melalui kemitraan dengan bos Lippo Group, James Riady.

Menurut Tanri, pendirian universitas ini adalah bentuk rasa syukur dan terima kasih atas pendidikan yang telah ia terima. Ia ingin memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di Indonesia.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement