Advertisement

Catat! Begini Rangkaian Ibadah Haji Menurut Islam

27 December 2023 18:38 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi rangkaian ibadah haji yang dikerjakan oleh para jemaah. (Sumber: Pexels/Muhammad Khawar Nazir) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Melaksanakan rangkaian ibadah haji secara runut dan benar merupakan syarat sah mengamalkan rukun Islam yang kelima ini.

Rangkaian ibadah haji yang dilakukan pun harus sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah saw. ketika melaksanakan ibadah haji wada’.

Bagi umat Islam yang yang menjalankannya, rukun haji harus diketahui beserta tata cara dan ketentuannya.

Hal tersebut dilakukan agar ibadah haji yang dilakukan dapat berjalan lancar dan dapat dianggap sah.

Pengertian haji

Sebelum kita bahas rangkain ibadah haji, kita perlu tahu terlebih dahulu mengenai pengertian ibadah haji itu sendiri.

Kata “haji” berasal dari bahasa Arab hajja-yahujju-hujjan, yang berarti qoshada, yakni bermaksud atau berkunjung.

Sedangkan dalam istilah agama, haji adalah sengaja berkunjung ke Baitullah Al-Haram (Ka’bah) di Makkah Al-Mukarromah untuk melakukan serangkaian amalan yang telah diatur dan ditetapkan oleh Allah Swt. sebagai ibadah dan persembahan dari hamba kepada Tuhan.

Pelaksanaan ibadah ini dilakukan di bulan Zulhijah dan diwajibkan bagi umat Islam yang dianggap mampu, baik secara lahiriah atau batiniah.

Rangkaian ibadah haji

Rangkaian ibadah haji haji sendiri ada dua ketentuan yaitu rukun dan wajib haji. Rukun haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji. Jika tidak dikerjakan, maka hajinya tidak sah.

Sementara wajib haji adalah kegiatan yang harus dilakukan pada saat ibadah haji, yang jika tidak dikerjakan, maka penunai haji harus membayar dam (denda).

Rukun haji

Terdapat enam rukun haji yang harus dilakukan sebagai berikut:

1. Ihram 

Berihram adalah niat memasuki aktivitas melaksanakan ibadah haji atau umrah pada waktu dan tempat serta cara tertentu.

2. Wukuf di Arafah

Waktu wukuf bermula dari saat tergelincirnya matahari (masuknya waktu Zuhur) tanggal 9 Zulhijah hingga terbitnya fajar hari berikutnya.

3. Thawaf ifadhah

Thawaf ifadhah adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran.

4. Sa’i

Sa’i adalah berlari-lari kecil diantara bukit Shafa dan bukit Marwah.

5. Tahallul

Tahallul adalah mencukur rambut atau memotong rambut kepala minimal tiga helai.

6. Tertib 

Tertib adalah mengerjakan rukun-rukun haji secara urut mulai dari thawaf sampai tahallul.

Wajib Haji

Terdapat lima wajib haji yang harus dilakukan setiap jemaah haji dari seluruh dunia, yakni sebagai berikut:

1. Berihram di miqat

Calon haji harus memulai niatnya dan dari titik awal tempat itu yang berniat melaksanakan haji sudah harus memakai pakaian ihram.

2. Mabit di Muzdalifah

Mabit di Muzdalifah adalah menginap semalam di Muzdalifah pada malam tanggal 9 Zulhijah. Waktunya dikerjakan setelah wukuf di Arafah.

3. Mabit di Mina

Mabit di Mina adalah bermalam selama 3-4 hari di suatu hamparan padang pasir yang panjangnya sekitar 3,5 km. 

Waktu pelaksanaannya adalah malam tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Bermalam di Mina dilakukan semalam penuh, yang boleh dilakukan mulai sore hari sampai terbitnya fajar, dan juga boleh bermalam paling sedikit 2/3 malam.

4. Melontar jumrah

Melontar jumrah adalah melempar batu pada sebuah tempat yang diyakini untuk memperingati saat setan menggoda Nabi Ibrahim agar tidak melaksanakan perintah Allah Swt. untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail.

Tanggal 10 Zulhijah melontar jumrah aqabah dengan tujuh butir kerikil. Dan pada hari-hari Tasyrik, yaitu 11, 12, dan 13 Zulhijah melontar ketiga jumrah.

5. Thawaf wada’

Thawaf wada’ adalah suatu penghormatan terakhir kepada Baitullah. Thawaf wada’ merupakan tugas terakhir dalam pelaksanaan ibadah haji dan ibadah umrah di Tanah Suci.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement