Advertisement

Ridwan Kamil-Suswono Resmi Maju Pilgub DKI Jakarta Didukung KIM Plus

21 August 2024 13:50 WIB

thumbnail-article

Ridwan Kamil dan Suswono. Sumber: ANTARA. .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Ridwan Kamil resmi maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta bersama Suswono. Gubernur Jawa Barat dan eks Menteri Pertanian 2009-2014 tersebut mendeklarasikan diri menjadi pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan berkontestasi pada pemilihan kepala daerah (pilkada) November 2024.

Koalisi Indonesia Maju dan sejumlah partai politik (KIM Plus) mendeklarasikan Ridwan Kamil dan Suswono sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Jakarta 2024. Mereka kompak mengenakan kemeja putih dan memberi sambutan di depan KIM Plus.

“Pada hari ini, Senin, 19 Agustus 2024, partai politik yang tergabung dalam Koalisi Jakarta Baru untuk Jakarta Baru menyatakan mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur dan Suswono sebagai calon wakil gubernur pada pemilihan kepala daerah khusus Jakarta 2024-2029,” ujar Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, dikutip dari CNNIndonesia.

Deklarasi yang diselenggarakan pada Senin (19/8/2024) dihadiri oleh sejumlah petinggi partai yang tergabung dalam KIM Plus. Partai tersebut diantaranya Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PSI, PKS, NasDem, PKB, Partai Gelora, Partai Garuda, Perindo, hingga PPP.

Sebagai informasi, KIM adalah koalisi partai politik pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024. Koalisi ini membuka peluang partai lain untuk bergabung, salah satunya PKS yang menjadi partai pengusung Suswono.

Sejauh ini, pasangan yang siap berkontestasi di Pilkada Jakarta 2024 yaitu Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana dari jalur perseorangan. Pasangan perseorangan tersebut dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh KPU DKI Jakarta meski sebelumnya muncul dugaan pencatutan KTP warga Jakarta.

Gugurnya peluang Anies di Pilkada DKI Jakarta

Semula, PKS mengusung Anies Baswedan-Sohibul Iman untuk Pilkada DKI Jakarta bersama Koalisi Perubahan. Semakin mendekati tanggal pendaftaran calon kepala daerah, Anies justru ditinggalkan oleh tiga partai dalam koalisi tersebut.

PKS, PKB, dan Partai NasDem tidak lagi bersama Anies. Mereka bergabung bersama KIM Plus dan berbalik mengusung Ridwan Kamil-Suswono. PKS yang dinilai paling setia bersama Anies justru menjadi yang paling pertama meninggalkannya dalam pusara pencalonan kepala daerah DKI Jakarta.

Juru Bicara PKS, M Kholid menyebut dukungan PKS kepada Anies telah kadaluarsa. Hal ini dikarenakan Anies tak mampu menyelesaikan tugas untuk mencari mitra koalisi agar dirinya bersama Sohibul Iman dapat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta.

“Tenggat waktu 40 hari yakni sejak 25 Juni deklarasi pasangan Anies-Sohibul Iman adalah waktu yang seharusnya cukup bagi Mas Anies untuk sama-sama mengusahakan agar tiket ini berlayar,” ujar Kholid pada Rabu (7/8/2024), dikutip dari Kompas.com.

Kendati begitu, Kholid berkelit tidak meninggalkan Anies Baswedan demi mengusung Ridwan Kamil-Suswono. PKS menilai Anies gagal memenuhi tugas hingga tenggat waktu yang diberikan. Hal tersebut membuat pasangan Anies-Sohibul tidak bisa memenuhi persyaratan maju Pilkada.

“Kami tidak meninggalkan (Anies), tapi persyaratan (maju pilkada) kami kan 20 persen atau 22 kursi,” ujar Kholid pada Senin (19/8/2024), dikutip dari Kompas.com.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement