Advertisement

Sejarah Hari Pustakawan Indonesia yang Diperingati Setiap 7 Juli

07 July 2025 17:44 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi pustakawan menata buku di perpustakaan. Sumber: Freepik.

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan tanggal 7 Juli sebagai Hari Pustakawan Indonesia melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 81/M/2025.

Penetapan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para pustakawan yang telah berkontribusi dalam pengelolaan perpustakaan, serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran pustakawan dalam pembangunan karakter dan peradaban bangsa.

Pustakawan memiliki peran penting dalam masyarakat terutama dalam pengelolaan informasi dan peningkatan literasi. Mereka bukan hanya sebagai penjaga buku, tetapi juga sebagai penghubung antara masyarakat dengan beragam pengetahuan yang dibutuhkan. Pengakuan atas dedikasi serta kontribusi pustakawan sangat penting dalam mendorong perkembangan literasi dan pendidikan di Indonesia.

Asal-usul penetapan Hari Pustakawan Indonesia 7 Juli

Asal-usul perayaan Hari Pustakawan Indonesia tidak lepas dari berdirinya Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) pada 7 Juli 1973. Organisasi ini didirikan dalam Kongres Pustakawan Indonesia yang diadakan di Ciawi, Bogor, dan menjadi bukti nyata dari upaya para pustakawan untuk bersatu dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan perpustakaan di Indonesia.

Pada tahun 1990, Kepala Perpustakaan Nasional Indonesia saat itu, Mastini Hardjoprakoso, secara resmi mengesahkan tanggal 7 Juli sebagai Hari Pustakawan Indonesia. Dengan pengesahan ini, menjadi jelas bahwa hari tersebut memiliki makna yang mendalam sebagai hari untuk merayakan dedikasi dan kontribusi pustakawan bagi masyarakat.

Tugas dan peran pustakawan

Pustakawan memiliki berbagai tugas dan peran yang krusial dalam pengelolaan informasi. Mereka tidak hanya bertanggung jawab untuk mengatur koleksi buku, tetapi juga berfungsi sebagai pendidik, konsultan, dan fasilitator informasi.

Dalam konteks pendidikan, pustakawan berperan penting membantu masyarakat menemukan informasi yang dibutuhkan, memberdayakan mereka melalui akses terhadap sumber belajar, dan membimbing mereka dalam memahami cara mencari dan mengevaluasi informasi.

Pustakawan juga diharapkan menjadi agen literasi di komunitas mereka. Dengan pengetahuan yang mendalam tentang informasi dan cara pengelolaannya, pustakawan memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat, sehingga mereka dapat memanfaatkan sumber daya informasi dengan baik. Hal ini sangat relevan di era digital, di mana informasi meningkat pesat dan kemampuan menyaring informasi yang berkualitas menjadi sangat penting.

Peringatan Hari Pustakawan Indonesia

Peringatan Hari Pustakawan Indonesia dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi dan apresiasi bagi para pustakawan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghargai peran pustakawan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya literasi informasi.

Peringatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam pengembangan profesi pustakawan dan peran mereka dalam masyarakat. Selain itu, peringatan ini juga menjadi momentum bagi pustakawan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, seperti digitalisasi perpustakaan dan layanan online.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement