Siapa Leonard Mamahit, Direktur Starlink Indonesia Milik Elon Musk?

4 Juni 2024 20:06 WIB

Narasi TV

CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk menunjukkan dokumen kerja sama layanan internet Starlink dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kedua dari kiri) di Denpasar, Bali, Minggu (19/5/2024). (Sumber: Pemkab Klungkung via ANTARA)

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Rizal Amril

Sempat menjadi pertanyaan, kini terungkap sudah sosok di balik layanan Starlink milik Elon Musk yang telah resmi beroperasi di Indonesia sejak April 2024. 

Starlink beroperasi di Indonesia melalui PT Starlink Services Indonesia yang terdaftar pada 8 September 2022 melalui pengesahan sistem layanan publik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen AHU Kemenkumham). 

Melansir CNBC Indonesia, data dari Ditjen AHU Kemenkumham mengungkap adanya sosok warga negara Indonesia yang berada di jajaran petinggi PT Starlink Services Indonesia. 

Sosok itu bernama Leonard Mamahit, berusia 69 tahun dan menduduki posisi sebagai direktur tunggal perusahaan. Pria yang lahir di Manado itu disebut berdomisili di Kapuk Mas Jakarta. 

Selain Leonard Mamahit, tercantum nama Lauren Ashley Dreyer selaku komisaris perusahaan. Ia merupakan warga negara Amerika Serikat yang beralamat di Amsterdam, Belanda. Baik Leonard Mamahit maupun Lauren Ashley Dreyer tidak memiliki saham di Starlink Indonesia. 

Namun, tidak dijumpai informasi lebih lanjut terkait sosok Leonard Mamahit selaku direktur PT Starlink Services Indonesia. 

Saham Starlink Indonesia dipegang oleh dua pihak yakni Starlink Holdings Netherlands dan SpaceX Netherlands yang sama-sama berbasis di Belanda. 

Starlink Holdings Netherlands memiliki 99 ribu lembar saham dengan total Rp9,9 miliar, sementara SpaceX Netherlands memegang 1.000 lembar saham senilai Rp100 juta. 

Dalam data yang sama, tercantum lokasi kantor Starlink Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 27, Sudirman, Jakarta Selatan. 

Selain itu, tercantum pula izin yang telah dikantongi oleh Starlink di Indonesia yakni terkait aktivitas telekomunikasi satelit dan portal web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial. 

Starlink Indonesia juga telah mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasi dan izin penyelenggaraan layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan Internet Service Provider (ISP).

Sebagai ISP, Starlink telah memiliki Hak Labuh Satelit dan Izin Surat Radio Angkasa dengan masa berlaku satu tahun dengan enam jenis perangkat yang telah disertifikasi untuk beroperasi di Indonesia. 

Starlink sendiri diketahui merupakan bagian dari Space Exploration Technologies Corp atau SpaceX, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk dan dikenal akan inovasinya di bidang teknologi penjelajahan luar angkasa.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR