Allah Swt. memiliki sifat yang menunjukkan kesempurnaan dan kebesaran-Nya sebagai al-Kabir atau Yang Maha Besar. Seluruh umat Islam harus mengimani sifat-sifat Allah Swt. tersebut.
Mengutip dari laman NU Online, Imam as-Sanusi dalam kitabnya Umm al-Barahin menjelaskan sifat Allah sebagai berikut:
فَمِمَّا يَجِبُ لِمَوْلَانَا جَلَّ وَعَزَّ عِشْرُونَ صِفَةً
Artinya: “Maka di antara sifat wajib bagi Allah Tuhan Kita–Yang Maha Agung dan Maha Perkasa–adalah 20 sifat.”
Sifat-sifat Allah Swt.
Dua puluh sifat Allah Swt. sebagai Tuhan sekalian alam adalah sebagai berikut.
- Wujud وُجُوْدٌ Artinya Ada, sifatnya Nafsiyah;
- Qidam قِدَمٌ Artinya Terdahulu, sifatnya Salbiyah;
- Baqa بَقَاٌ Artinya Kekal, sifatnya Salbiyah;
- Mukhalafatu lil hawaditsi مُخَالَفَتُهُ لِلْحَوَادِثِ Artinya Berbeda dengan semua makhluk, sifatnya Salbiyah;
- Qiyamuhu binafsihi قِيَامُهُ بِنَفْسِهِ Artinya Berdiri sendiri, sifatnya Salbiyah;
- Wahdaniyyah وَحْدَانِِۃٌ Artinya Maha Esa, sifatnya Salbiyah;
- Qudrat قُدْرَۃٌ Artinya Berkuasa, sifatnya Ma'ani;
- Iradat اِرَادَۃٌ Artinya Berkehendak, sifatnya Ma'ani;
- Ilmu عِلْمٌ Artinya Mengetahui, sifatnya Ma'ani;
- Hayat حَيَّۃٌ Artinya Hidup, sifatnya Ma'ani;
- Sama سَمَعٌ Artinya Mendengar, sifatnya Ma'ani;
- Bashar بَصَرٌ Artinya Melihat, sifatnya Ma'ani;
- Kalam كِلَامٌ Artinya Berkata-kata atau berfirman, sifatnya Ma'ani;
- Qadiran قَادِرًا Artinya Maha Kuasa, sifatnya Ma'nawiyah;
- Muridan مُرِیدًا Artinya Maha Berkehendak, sifatnya Ma'nawiyah;
- Aliman عَالِمًا Artinya Maha Mengetahui, sifatnya Ma'nawiyah;
- Hayyan حَيًّا Artinya Maha Hidup. sifatnya Ma'nawiyah;
- Sami'an سَمِيْعًا Artinya Maha Mendengar. sifatnya Ma'nawiyah;
- Bashiran بَصِيْرًا Artinya Maha Melihat, sifatnya Ma'nawiyah;
- Mutakalliman ﻣُﺘَﻜَﻠِّﻤًﺎ Artinya Maha Berkata-kata, sifatnya Ma'nawiyah.
Keimanan terhadap sifat Allah
Dalam ranah keimanan terhadap Allah, secara umum setiap mukallaf wajib meyakini sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi-Nya.
Hal tersebut bermaksud bahwa setiap muslim harus meyakini secara mantap tanpa keraguan, bahwa Allah pasti bersifat dengan segala kesempurnaan yang layak bagi keagungan-Nya.
Setiap umat Islam juga harus meyakini secara mantap tanpa keraguan, bahwa Allah mustahil bersifat dengan segala sifat kekurangan yang tidak layak bagi keagungan-Nya
Selain itu, tiap-tiap muslim juga harus meyakini secara mantap tanpa keraguan, bahwa Allah boleh saja melakukan atau meninggalkan segala hal yang bersifat jaiz(mumkin), seperti menghidupkan manusia dan membinasakannya.
