Advertisement

Sinopsis Heretic: Mengungkap Detail Film Psychological Horror yang Dibintangi Hugh Grant

26 November 2024 21:07 WIB

thumbnail-article

Poster film Heretic (2024). (Sumber: A24) .

Penulis: Rizal Amril

Editor: Rizal Amril

Heretic mengeksplorasi cerita horor psikologis tentang teror yang dialami oleh dua orang misionaris. Film ini diproduksi oleh rumah produksi A24 dan sedang tayang di bioskop.

Heretic disutradarai dan ditulis oleh Scott Beck dan Bryan Woods. Mereka dikenal karena karya-karya mereka sebelumnya seperti A Quiet Place (2018).

Film ini tayang perdana pada 8 September 2024 di Toronto International Film Festival dan dirilis di bioskop AS pada 8 November 2024.

Di Bawah naungan rumah produksi A24, Heretic diproduseri oleh sang sutradara, Scott Beck dan Bryan Woods.

Secara umum, film ini mengeksplorasi tema iman dan kepercayaan, serta keraguan yang kerap meliputinya.

Akan tetapi, kendati tema film ini mengangkat tema horor dan iman, namun film ini tak seperti film-film horor berhantu super seram seperti The Nun (2018). Hal ini dikarenakan film ini mengedepankan kisah horor psikologis yang tak melulu tentang hantu seram haus darah.

Sinopsis film Heretic

Heretic menceritakan kisah dua misionaris muda yang berasal dari Gereja Mormon, Sister Barnes (Sophie Thatcher) dan Sister Paxton (Chloe East). Mereka berkeliling dari rumah ke rumah untuk memperkenalkan ajaran agama Mormon kepada orang-orang yang belum mengenal keyakinan mereka.

Suatu hari, mereka sampai di rumah seorang pria bernama Mr. Reed (Hugh Grant). Awalnya, mereka merasa ragu untuk masuk, tetapi Mr. Reed meyakinkan mereka bahwa istrinya sedang berada di dalam rumah. Keduanya pun menembus rasa ragu itu dan masuk ke dalam rumah tersebut.

Setelah memasuki rumah Mr. Reed, suasana kemudian menjadi canggung dan tidak nyaman.

Obrolan antara misionaris dan Mr. Reed awalnya berjalan dengan santai. Namun, seiring berjalannya waktu, perbincangan tersebut berubah menjadi percakapan yang memicu ketegangan dan pertentangan ideologis terkait iman dan kepercayaan.

Mr. Reed dengan cerdik mempertanyakan keyakinan mereka, memprovokasi Sister Barnes dan Sister Paxton untuk merenungkan kembali ajaran yang mereka anut.

Lama kelamaan, Sister Barnes dan Sister Paxton mulai menaruh curiga dengan Mr. Reed.

Selain dicerca dengan pertanyaan yang membuat keduanya tak nyaman, Mr. Reed ternyata berbohong akan keberadaan istrinya.

Situasi semakin tidak nyaman buat dua misionaris muda tersebut, namun sebelum berhasil keluar, Mr. Reed ternyata telah mengunci pintu rumahnya, membuat Sister Barnes dan Sister Paxton terjebak.

Mr. Reed kemudian menuruh dua penganut Mormon tersebut memilih satu dari dua kata, yakni "percaya" atau "tidak percaya", namun pilihan mereka justru membuat mereka terjebak dalam sebuah ruangan gelap dan teror pun dimulai.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement