Film It Ends with Us merupakan drama asmara yang menyoroti bagaimana sulitnya menjalani hubungan cinta yang toksik.
Dari sinopsisnya, film ini bercerita tentang seorang perempuan yang tengah mencoba memulai hidup yang baru dan jatuh cinta pada seorang lelaki yang membangkitkan trauma masa kecilnya.
Film ini diadaptasi dari kisah novel populer berjudul sama karya Colleen Hoover yang terbit pada 2016 lalu.
Akan tetapi, meskipun diadaptasi dari novel, film It Ends with Us memiliki perbedaan dari novelnya karena ada pengembangan cerita, khususnya latar belakang para tokohnya.
Aktor Justin Baldoni—yang jadi salah satu pemeran utama dalam film ini—didapuk menjadi sutradara. Kendati meniti karier sebagai aktor, Baldoni sudah menyutradarai sejumlah film sebelumnya, seperti Jane the Virgin (2015), Clouds (2020), Five Feet Apart (2019), dan My Last Days (2012).
Untuk jajaran pemerannya, film ini menggandeng Blake Lively dan sederet bintang lainnya.
It Ends with Us telah tayang di bioskop di Indonesia sejak 16 Agustus 2024 lalu, dengan rating usia penonton di atas 17 tahun.
Secara global, film ini sukses menempati posisi kedua box office, satu tingkat di bawah Deadpool & Wolverine sebagai puncaknya.
Daftar pemain film It Ends with Us
Berikut daftar pemain film It Ends with Us beserta karakter yang mereka mainkan:
- Blake Lively sebagai Lily Bloom,
- Justin Baldoni sebagai Ryle Kincaid,
- Brandon Sklenar sebagai Atlas Corrigan,
- Jenny Slate sebagai Allysa,
- Hasan Minhaj sebagai Marshall,
- Amy Morton sebagai Jenny Bloom,
- Kevin McKidd sebagai Andrew Bloom,
- Isabela Ferrer sebagai Lily Bloom muda,
- Alex Neustaedter sebagai Atlas Corrigan muda,
- Robin S Walker sebagai Doctor Johson,
- Emily Baldoni sebagai Doctor Julie,
- Adam Mondschein sebagai Doctor Dunbar,
- Caroline Siegrist sebagai Katie,
- Robyn Lively sebagai Ms Byland,
- Megan Robinson sebagai Ms. Smith,
- Steve Monroe sebagai Realtor.
Sinopsis It Ends with Us
Film ini mengikuti kisah hidup Lily Bloom (Blake Lively). Lily digambarkan sebagai seorang perempuan yang memiliki trauma atas hubungan asmara karena pengalamannya melihat orang tuanya di masa kecil.
Suatu hari, ketika Lily tengah berupaya sembuh dari traumanya, ia mendapati kabar jika ayahnya meninggal. Ia kemudian pulang ke kampung halamannya untuk menghadiri pemakaman sang ayah.
Setelah sang ayah tiada, Lily kemudian memulai rencana yang sudah lama ia idam-idamkan, yakni membuka toko bunga miliknya sendiri di Boston.
Bagi Lily, membuka toko bunga di Boston tak hanya menjadi impian, tetapi juga jalan untuk menata diri dan hatinya yang sudah lama terluka. Namun, yang tak Lily ketahui, Boston juga akan menjadi kota yang mengubah dirinya.
Perubahan tersebut dimulai ketika ia bertemu seorang ahli bedah saraf bernama Ryle Kincaid (Justin Baldoni). Keduanya tak sengaja bertemu di apartemen tempat Lily tinggal. Ryle adalah penghuni lantai atas, sedang Lily tinggal di bawahnya.
Pertemuan pertama tersebut ternyata membekas, baik untuk Lily maupun Ryle. Sejak itu, mereka lebih sering bertemu dan karenanya semakin dekat.
Kisah cinta keduanya pun terjalin. Bagi Lily, Ryle dapat membawa kebahagiaan yang selama ini ia rindukan.
Akan tetapi, di saat keduanya tengah dimabuk cinta, Lily menemukan fakta bahwa Ryle ternyata memiliki sisi lain, sisi yang memicu trauma di dalam diri Lily.
Ketika hubungan Lily dan Ryle merenggang akibat hal tersebut, Lily bertemu dengan cinta pertamanya dulu, Atlas Corrigan (Brandon Sklenar). Kembalinya Atlas membuat romansa Lily kian pelik.
