Advertisement

Sinopsis Panggonan Wingit, Menilik Kisah Mistis dan Teror di Hotel

24 December 2023 14:10 WIB

thumbnail-article

Salah satu adegan dalam film "Panggonan Wingit. Sumbe: YouTube Official Hitmaker Studio. .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Menjelang berakhirnya tahun 2023, film berjudul Panggonan Wingit rilis di bioskop. Panggonan Wingit sendiri merupakan frasa yang diambil dari Bahasa Jawa yang jika diartikan yaitu tempat angker. Rilis pada Kamis (30/11/2023), film ini digarap oleh Hitmaker Studios dan menggandeng sutradara 'spesialis horror' yaitu Guntur Soeharjanto. 

Meski tidak semua film garapan Guntur Soeharjanto bergenre horror, namun beberapa film horror pernah digarapnya seperti Makmum, Lampor Keranda Terbang, dan terakhir pada 2023 ia menggarap Suzzana: Malam Jumat Kliwon.

Dalam Panggonan Wingit, Guntur kembali bekerja sama dengan Luna Maya. Sebelumnya, Luna Maya berperan sebagai Suzzana dalam film terakhir Guntur yaitu Suzzana:Malam Jumat Kliwon. Selain Luna Maya, Christian Sugiono dan Bianca Hello turut mengisi line up karakter utama dalam film ini.

Film ini berkisah tentang seorang perempuan bernama Raina (Luna Maya) yang mendapatkan warisan dari sang ayah berupa sebuah hotel tua bernama Ambar Wangun. Awalnya semua berjalan normal. Namun, ternyata hotel ini memiliki rahasia yang mengerikan.

Kejanggalan dimulai ketika Raina dilarang memasuki kamar di lantai tiga hotel itu. Namun, rasa penasaran Raina membuatnya tak mengindahkan larangan tersebut. Raina kemudian bertemu dengan sosok perempuan mengerikan berambut panjang yang berkata "Tiga Hari, Tengah Malam".

Sejak saat itu Raina terus mendapat teror berdarah yang semakin lama makin mengancam hidupnya. Bersama Fey dan Ardo, Raina harus mengungkap maksud dan misteri dibalik sosok putih berambut putih tersebut.

Inspirasi Dari Kisah Nyata

Panggonan Wingit bisa dibilang terinspirasi dari kisah nyata yang dialami oleh sang sutradara Guntur Soeharjanto. Guntur tak hanya sekali mengangkat pengalaman mistisnya menjadi film. Film Lampor Keranda Terbang juga diangkat dari urban legend yang populer di masa kecilnya. 

Saat itu, Guntur mendengar suara orang menangis dari lantai tiga hotel itu. Karena penasaran, ia mencoba untuk mencarinya, tetapi ia tidak menemukan apapun. Akhirnya, Guntur mengetahui bahwa lantai tersebut terlarang karena adanya kejadian-kejadian yang aneh.

Setelah ditelusuri, rupanya pernah terjadi kisah tragis yang menimpa seorang tamu di lantai tiga hotel tersebut. Tamu itu membuka kamar tanpa nomor di lantai tiga dan tiga hari kemudian tamu itu meninggal dengan kondisi tubuh yang mengerikan.

Kisah ini kemudian diangkat menjadi film Panggonan Wingit, dengan menambahkan sentuhan fiksi seperti nama hotel yang diubah. Bahkan entitas hantu berambut panjang bukanlah hantu asli Semarang, tetapi Guntur terinspirasi dari Hantu Sadako dalam film The Ring.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement