Advertisement

Sinopsis Panggonan Wingit 2: Miss K, Menyingkap Teror Unit 610 di Apartemen Surabaya

14 January 2025 08:47 WIB

thumbnail-article

Trailer Panggonan Wingit 2: Miss K (Sumber: Cinema XXI) .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rusti Dian

Setelah sukses dengan film Panggonan Wingit (2023), Guntur Soeharjanto selaku sutradara melanjutkan cerita horornya melalui Panggonan Wingit 2: Miss K. Berikut sinopsis Panggonan Wingit 2: Miss K yang dibintangi oleh Cinta Laura Kiehl.

Panggonan Wingit 2: Miss K adalah film yang digarap oleh empat perusahaan produksi yaitu Hitmaker Studios, Legacy Pictures, Masih Belajar Pictures, dan DT Films.

Guntur Soeharjanto kembali dipercaya menjadi sutradara film sekuel Panggonan Wingit bersama dengan Riheam Junianti sebagai penulisnya.

Kendati begitu, Panggonan Wingit 2 tidak ada hubungannya dengan Panggonan Wingit (2023). Jadi, penonton masih bisa menikmatinya tanpa harus mengetahui cerita dari film sebelumnya.

Film Panggonan Wingit 2: Miss K rilis pada 25 Desember 2024. Sejak tanggal perilisannya, film ini telah ditonton lebih dari satu juta penonton. Dengan begitu, Panggonan Wingit 2: Miss K menjadi film rilisan 2024 ke-21 yang mencapai satu juta penonton.

Lantas, bagaimana cerita Panggonan Wingit 2: Miss K? Simak sinopsisnya berikut ini!

Sinopsis Panggonan Wingit 2: Miss K

Film Panggonan Wingit 2: Miss K mengangkat kisah dua saudara perempuan, Alma (Cinta Laura) dan Mia (Callista Arum). Mereka mengalami peristiwa tragis setelah kehilangan ibunya.

Dalam upaya untuk memulai hidup baru, mereka pindah ke Surabaya, di mana Alma mengambil pekerjaan sebagai manajer di Apartemen Sasmaya.

Alih-alih mendapatkan hidup yang diimpikan, mereka justru berhadapan dengan berbagai teror supranatural yang menghantui Apartemen Sasmaya.

Alma dan Mia segera diberi tahu tentang larangan memasuki lantai enam apartemen, yang tampaknya menghantui sejarah kelam. Namun, ada hal-hal yang membuat mereka terpaksa mengunjungi lantai terlarang ini.

Mereka menemukan bahwa unit 610 di lantai tersebut menjadi pusat dari kejadian menyeramkan. Teror yang mereka alami berubah semakin intens ketika berhadapan melawan makhluk-makhluk gaib yang mengintainya.

Saat memasuki unit 610, Alma dan Mia bertemu dengan sosok wanita dan anak kecil yang memberikan pesan misterius: "papat dina, maghrib". Frasa ini menjadi tanda peringatan bahwa mereka memiliki waktu terbatas untuk menyelamatkan diri sebelum mengalami nasib yang sama seperti penghuninya yang sebelumnya.

Unit 610 menjadi simbol dari rahasia kelam yang tersembunyi dalam Apartemen Sasmaya. Tempat ini dikenal sebagai "panggonan wingit" yang dipercaya akan merenggut jiwa siapapun yang melanggarnya.

Konsep ini menambah kedalaman cerita, menciptakan rasa penasaran sekaligus ketakutan di kalangan penonton tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding-dinding apartemen yang angker ini.

Film ini juga diperankan oleh Arifin Putra, Indra Brasco, Intan Rizky Jaenab, Firzana Alya, Dolly Martin, Yeyen Lydia, dan masih banyak lagi.

Fakta Menarik Panggonan Wingit 2: Miss K

Salah satu hal menarik dari film ini adalah penggunaan dialog dalam bahasa Jawa, yang menjadi tantangan tersendiri bagi Cinta Laura. Dialognya tidak hanya menambah keaslian cerita, tetapi juga memberikan nuansa budaya lokal yang kental.

Selain itu, kehadiran tarian Topeng Malangan dalam film ini mencerminkan kearifan lokal yang kuat, menambah elemen budaya ke dalam cerita yang horor. Penggunaan elemen tradisional ini memperkaya pengalaman visual, sambil tetap menjaga atmosfer menegangkan yang diharapkan dari film horor.

Lantas, mampukah Alma dan Mia lolos dari rangkaian teror yang terjadi di Apartemen Sasmaya? Apakah mereka mampu mengusir Miss K yang menjadi penyebab teror di unit 610? Temukan jawabannya dalam Panggonan Wingit 2: Miss K!

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement