Advertisement

Situs Kadin Diblokir Kominfo, Dualisme Kepemimpinan Masih Berlanjut

11 October 2024 17:07 WIB

thumbnail-article

Logo Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. (Sumber: ANTARA) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Rizal Amril

Situs resmi Kamar Dagang Indonesia (Kadin), www.kadin.id, tak dapat diakses sejak 6 Oktober 2024. Diduga, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir situs tersebut. 

Pada tanggal 8 Oktober, situs Kadin sempat pulih. Namun, berdasarkan pantauan hari ini (11/10/2024), situs Kadin kembali diblokir dengan keterangan Internet Positif dari Kominfo.

Sementara itu, muncul situs baru beralamat www.kadinindonesia.id yang ketika dibuka, muncul poster ucapan selamat atas terpilihnya Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. 

Pemblokiran situs Kadin ditengarai merupakan buntut dari pecahnya kepengurusan internal Kadin menjadi dua kubu usai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 14 September lalu. 

Munaslub itu memilih Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. Padahal, jabatan itu masih dipegang oleh Arsjad Rasjid hingga 2029. 

Pasca Munaslub, situs www.kadin.id menjadi kanal untuk menyebarkan keterangan dari kubu Arsjad Rasjid tentang kisruh dualisme slot gacor gampang menang internal Kadin.

Terkait pemblokiran situs resmi Kadin, kubu Arsjad Rasjid melalui Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia Dhaniswara K Harjono menyebut pihaknya telah menyurati Kominfo untuk memulihkan situs. 

“Sebagai tindak lanjut, Kadin Indonesia telah menyampaikan surat resmi dengan nomor 2005/DP/X/2024 kepada Menteri Komunikasi dan Informatika, Bapak Budi Arie Setiadi, pada 6 Oktober 2024, untuk meminta normalisasi akses situs web kadin.id agar kembali beroperasi sesuai fungsi dan tugasnya sebagai wadah pengusaha Indonesia dan mitra strategis pemerintah,” kata Dhaniswara dalam keterangannya, Kamis (10/10).

Perseteruan di internal Kadin sebenarnya sempat mereda usai pertemuan antara Anindya Bakrie dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 27 September 2024. 

Pertemuan itu menyepakati pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) usai pelantikan Presiden, dengan persiapan kepanitian dilakukan secara bersama-sama sesuai AD/ART. 

Namun, sepekan usai pertemuan itu, kubu Anindya justru mengumumkan kepengurusan baru Kadin versi Munaslub. 

Dalam daftar nama pengurus Kadin versi Anindya Bakrie tersebut, terdapat dua orang keluarga Prabowo Subianto.

Kedua nama tersebut adalah adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, sebagai Ketua Dewan Penasihat serta keponakan Prabowo sekaligus anak Hashim, Aryo PS Djojohadikusumo, sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral. 

Terdapat pula nama selebritas Raffi Ahmad sebagai Waketum Kadin bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 

Adapun Arsjad Rasjid, yang tak hadir saat pengumuman pengurus baru, didapuk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan dalam daftar pengurus versi kepengurusan Anindya Bakrie. 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement