Sungai Amazon Dilanda Kekeringan Terburuk dalam Seratus Tahun, Ratusan Ribu Warga Terdampak

24 Oktober 2023 10:10 WIB

Narasi TV

Dampak kekeringan parah di Sungai Solimoes, hulu Sungai Amazon, Brasil pada 2022 lalu. Sumber: Edmar Barros/Associated Press

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Margareth Ratih. F

Kekeringan terburuk dalam lebih dari seratus tahun terakhir melanda Sungai Amazon yang merupakan jantung dari hutan hujan tropis di Brasil. 

Akibat kekeringan tersebut, air Sungai Amazon surut secara drastis dan membunuh ratusan hewan yang hidup di dalamnya. 

Rekor kekeringan ini juga turut berdampak buruk terhadap kehidupan ratusan ribu orang serta merusak ekosistem hutan. 

Kota pelabuhan Manaus yang merupakan kota terpadat di kawasan Sungai Amazon mencatat debit air terendah sepanjang sejarah.

Pada Senin (16/10/2023), di pelabuhan yang merupakan pertemuan Sungai Rio Negro dan Amazon itu, jumlah air tercatat hanya seukuran 13,59 meter dibandingkan 17,60 meter pada tahun lalu. 

Angka itu merupakan yang terendah sejak pencatatan level air pertama kalinya 121 tahun lalu, tepatnya pada 1902 silam. 

Dampak El Nino

Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (MCTI) Brazil menyebut kekeringan yang terjadi tahun ini merupakan dampak dari fenomena iklim El Niño yang memicu terjadinya cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia. 

Dalam pernyataan yang disampaikan awal bulan ini, MCTI memperkirakan kekeringan akan berlangsung setidaknya hingga bulan Desember, ketika dampak El Niño diperkirakan mencapai puncaknya.

Akses transportasi terputus

Turunnya permukaan air di Sungai Amazon menyebabkan laju kapal dan perahu yang merupakan moda transportasi utama menjadi terhambat. Padahal, perahu menjadi satu-satunya sarana untuk mengakses fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi warga yang tinggal di sekitar sungai.

Level air yang sangat rendah bahkan membuat akses ke sejumlah wilayah benar-benar terputus sehingga meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya krisis. 

Di tempat lain, mobilisasi hanya dapat dilakukan dengan perahu kecil sehingga tarif transportasi dan harga barang menjadi lebih mahal.

Ratusan ribu warga terdampak

DIlansir dari Reuters, kekeringan Sungai Amazon di Brasil telah berdampak terhadap 481.000 orang. Data ini diperoleh dari badan pertahanan sipil di negara bagian Amazonas, tempat Manaus berada.

Pekan lalu, para pekerja dari LSM Brazil Fundacao Amazonia Sustentavel (FAS) menyambangi wilayah yang dilanda kekeringan di sekitar Manaus untuk mengirimkan makanan dan kebutuhan pokok lainnya ke desa-desa yang terdampak.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR