Advertisement

Susunan Acara Ibadah Perayaan Natal 2023

17 December 2023 16:59 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi hiasan pohon natal. Sumber: Pexel. .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Sebelum memasuki ibadah Natal, perlu adanya persiapan yang dilakukan. Salah satunya adalah mempersiapkan susunan acara perayaan Natal. Susunan acara ini pun beragam menyesuaikan dengan aturan dari gereja masing-masing. Berikut susunan acara perayaan Natal 2023.

Hari Raya Natal adalah momen spesial bagi umat Kristiani. Mereka akan menyambut kelahiran Yesus Sang Juru Selamat dunia di Betlehem. Yesus lahir dari rahim Maria di sebuah palungan (tempat makan hewan ternak). Hal ini dijelaskan dalam Lukas 2:1-20 bahwa tak ada tempat penginapan bagi Maria untuk melahirkan pada saat itu.

Untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus, umat Kristiani biasanya menggelar ibadah khusus. Ibadah ini dilaksanakan pada tanggal 24 Desember (malam Natal) dan puncaknya pada 25 Desember.

Perlu diketahui, masing-masing gereja memiliki susunan acara yang berbeda. Secara garis besar, berikut susunan acara perayaan ibadah Natal:

  • Saat teduh

Sebelum memulai ibadah, para jemaat dipersilakan untuk melakukan Saat Teduh. Momen ini bertujuan untuk mempersiapkan hati dan pikiran jemaat sebelum melakukan ibadah.

  • Bernyanyi dari kidung jemaat

Acara berikutnya yaitu bernyanyi dari Kidung Jemaat. Ini bisa dilakukan dengan mempersilakan jemaat untuk berdiri atau tetap duduk di kursi masing-masing.

  • Votum dan salam

Acara selanjutnya yaitu Votum dan Salam. Jemaat biasanya diminta untuk berdiri dan memberikan salam kepada pemimpin ibadah.

  • Bernyanyi dari kidung jemaat

Selanjutnya, jemaat akan menyanyikan lagu dari Kidung Jemaat.

  • Pembacaan mazmur

Pembacaan ayat Alkitab biasanya dilakukan oleh lektor. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Mazmur secara bersahutan antara lektor dan jemaat.

  • Bernyanyi dari kidung jemaat

Selanjutnya yaitu bernyanyi dari Kidung Jemaat.

  • Penyalaan lilin

Penyalaan lilin ini turut mengundang berbagai perwakilan seperti ketua panitia Natal, pendeta, perwakilan majelis penatua gereja, dan perwakilan undangan. Ada juga penyalaan lilin yang hanya dilakukan sekali untuk menggenapi lilin lainnya yang sudah menyala sejak ibadah menyambut Hari Natal sebelumnya.

  • Bernyanyi dari kidung jemaat

Selanjutnya yaitu bernyanyi dari Kidung Jemaat.

  • Khotbah

Acara berikutnya yaitu jemaat mendengarkan khotbah dari pendeta.

  • Saat hening

Setelah khotbah berakhir, jemaat akan diminta untuk melakukan Saat Hening. Acara ini bertujuan agar jemaat merenungkan khotbah yang telah disampaikan atau berdoa secara pribadi kepada Tuhan.

  • Persembahan pujian

Biasanya, persembahan pujian ini dilakukan oleh tim Paduan Suara Gereja atau individu. Persembahan pujian juga bisa dilakukan ketika jemaat sedang Saat Hening.

  • Bernyanyi dari pelengkap kidung jemaat

Selanjutnya yaitu bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat.

  • Persembahan

Sambil bernyanyi, jemaat bisa memberikan persembahan kepada gereja lewat kantong kolekte.

  • Doa syafaat

Doa syafaat biasanya akan dipimpin oleh pendeta untuk mendoakan semua aspek seperti gereja, kesehatan masyarakat, pemerintahan, negara, dan lain sebagainya.

  • Bernyanyi dari kidung jemaat

Selanjutnya yaitu bernyanyi dari Kidung Jemaat.

  • Doa berkat

Terakhir yaitu doa berkat.

Demikian susunan acara Natal yang biasa dilakukan oleh berbagai gereja. Selamat menyambut ibadah Natal 2023!

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement