Tak Asal Lari, Pemula Harus Tahu 10 Tips Maraton Berikut Ini

25 April 2024 22:04 WIB

Narasi TV

Ilustrasi peserta pemula ajang maraton. (Sumber: ANTARA/HO-Maybank Marathon)

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Rizal Amril

Berbagai jenis olahraga lari, seperti maraton, merupakan opsi olahraga yang hemat biaya dan mudah untuk dilakukan secara rutin. 

Lari banyak dipilih karena tak hanya melatih otot kaki, melainkan juga berguna untuk melatih organ pernapasan dan jantung.

Selain itu, berlari juga berguna sebagai latihan menjaga kebugaran tubuh, mencegah tubuh mudah lelah dan tidak optimal.

Kini, lari tak hanya menjadi alternatif olahraga, melainkan juga menjadi tren. Berbagai ajang maraton, dari yang amatir hingga profesional, kini tengah banyak diminati.

Tidak hanya kalangan biasa, deretan artis dan pejabat pun kerap terlibat dalam kegiatan satu ini.

Tips lari maraton untuk pemula

Sebagaimana olahraga lainnya, maraton bukan aktivitas yang dilakukan secara sembarangan. Aktivitas berlari dalam maraton dilakukan dengan berbagai teknik, dari mengatur napas, hingga cara bertumpu pada tiap langkah.

Dalam menghadapi tantangan lari maraton, berikut beberapa tips yang dapat membantu kamu untuk mencoba tantangan yang bagus untuk kesehatan.

1. Lakukan latihan sebelum ajang maraton

Cari program pelatihan maraton yang sesuai dengan tingkat keahlianmu, termasuk latihan lari, interval, dan kekuatan untuk persiapan tubuh secara menyeluruh.

2. Tingkatkan latihan secara bertahap

Latih dan biasakan tubuh dengan panjang lintasan maraton dengan jarak secara berjenjang. Jangan memaksakan diri untuk langsung berlari di lintasan yang panjang.

Tingkatkan jarak dan intensitas latihan secara bertahap dalam beberapa bulan sebelum acara.

3. Berikan tubuh waktu pemulihan

Berikan waktu bagi tubuhmu untuk pulih setelah latihan keras. Istirahat yang cukup, tidur berkualitas, dan pemulihan aktif seperti peregangan dan pijatan dapat mengurangi risiko cedera.

4. Penuhi kebutuhan nutrisi dan hidrasi

Pastikan tubuhmu mendapat nutrisi dan cairan yang cukup untuk mendukung latihan yang intens. 

Konsumsi makanan sehat dan minum air secukupnya, terutama sebelum dan sesudah latihan.

5. Jangan asal pakai sepatu

Investasikan dalam sepasang sepatu lari yang sesuai dengan bentuk kaki. Sepatu yang nyaman dan pas dapat membantu mencegah cedera dan meningkatkan kenyamanan saat berlari jarak jauh.

6. Latihan di banyak jenis trek lari

Selain berlatih di jalan raya, coba juga latihan di lintasan berumput atau tanah. Hal ini dapat mengurangi tekanan pada sendi dan memperkuat otot-otot kaki.

7. Pertahankan motivasi

Tetapkan tujuan yang realistis, temukan dukungan dari teman sejenis atau grup pelatihan, dan ingatlah alasan di balik perjalanan ini untuk menjaga motivasi.

8. Jangan lupakan pemanasan dan pendinginan

Pemanasan sebelum berlari membantu mempersiapkan otot dan mencegah cedera, sedangkan pendinginan membantu tubuh pulih secara perlahan setelah berlari.

9. Bersikap sabar pada diri sendiri

Proses menjadi pelari marathon membutuhkan waktu dan kesabaran. Jangan terlalu keras pada diri sendiri dan terima bahwa ada hari-hari ketika performamu mungkin kurang optimal.

10. Nikmati setiap langkah

Lari maraton adalah perjalanan yang menarik. Nikmati setiap langkahnya, hargai kemajuan yang telah dicapai, dan jangan lupa untuk bersenang-senang selama prosesnya.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR