Gap year dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan ujian masuk ke perguruan tinggi yang dituju. Selama mengambil jeda, kamu memiliki banyak waktu luang untuk belajar lebih maksimal. Berikut tips persiapan belajar saat gap year.
Gap year menjadi salah satu opsi yang dipilih calon mahasiswa apabila belum berhasil lolos ujian seleksi masuk perguruan tinggi. Gap year adalah jeda waktu antara lulus dari sekolah menengah dan melanjutkan ke perguruan tinggi.
Ada berbagai hal yang menjadi alasan seseorang memilih gap year. Kendati demikian, kamu bisa memanfaatkan waktu kurang lebih satu tahun ini untuk persiapan masuk ke perguruan tinggi tujuan. Pasalnya, kamu memiliki banyak waktu luang yang bisa digunakan untuk belajar.
Kamu harus mulai update tentang peraturan dan kebijakan terbaru masuk perguruan tinggi. Sebab, tidak menutup kemungkinan akan ada pembaruan kebijakan ujian seleksi. Sembari menunggu update, simak tips persiapan belajar saat gap year berikut ini!
Tips belajar saat gap year
Berikut tips belajar saat gap year:
- Kuasai materi
Ada dua kategori dalam seleksi yaitu Soshum (Sosial Humaniora) dan Saintek (Sains dan Teknologi). Kategori ini berkaitan dengan program studi yang kamu pilih. Dalam seleksinya, akan ada kategori ujian seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA) berisi materi yang sudah dipelajari di sekolah.
Kamu harus belajar menguasai materi berkaitan dengan kategori tersebut. Maksimalkan materi yang paling kamu kuasai sembari mempelajari materi yang paling tidak dikuasai.
Selain belajar materi, kamu juga harus belajar manajemen waktu. Pasalnya, waktu pengerjaan ujian cukup terbatas dengan soal yang banyak. Jadi, pastikan waktu tersebut lebih efisien karena kamu tidak hanya berkutat di satu soal saja.
- Teliti dan berlatih contoh soal
Tidak hanya membaca materi, kamu juga perlu memperbanyak latihan contoh soal. Semakin beragam jenis soal yang dikerjakan, semakin besar peluang untuk berhasil menyelesaikan soal tersebut.
- Tentukan target
Untuk bisa diterima di kampus impian, kamu tentu akan mencari tahu persyaratan, keketatan, dan standar nilai yang dibutuhkan. Dari situ, kamu bisa menentukan target yang sesuai dengan kemampuan diri. Dengan begitu, kamu akan berusaha keras untuk mencapai target tersebut.
- Buat jadwal belajar
Membuat jadwal belajar juga sangat penting agar waktu tidak terbuang sia-sia. Banyaknya materi yang harus dipelajari membuatmu harus pandai membagi waktu agar tidak ada yang terlewat. Jangan lupa tetap istirahat yang cukup supaya energi dan pikiranmu tidak cepat lelah.
- Ikut tryout
Menjelang ujian penerimaan mahasiswa baru, pasti banyak try out yang diselenggarakan dari berbagai pihak. Jangan ragu untuk mencoba try out ini. Sebab, hasil belajarmu dan segala trik bisa diterapkan selama try out. Biasanya soal try out pun tidak berbeda jauh dengan soal ujian nantinya.
- Ikut bimbingan belajar
Agar belajar lebih maksimal, kamu juga bisa mengikuti bimbingan belajar (bimbel) atau les. Kamu bisa belajar bersama mentor untuk memecahkan masalah saat mengerjakan soal. Namun, pastikan kamu memilih bimbel yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.
- Belajar kelompok
Mencari teman seperjuangan gap year dapat membantu proses belajar. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa sendiri. Kamu juga bisa belajar bersama teman-teman yang pernah lolos perguruan tinggi untuk mencari tahu metode belajar yang digunakan serta cara mengerjakan materi tertentu saat ujian.
- Kembangkan minat dan bakat
Terakhir yaitu mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki. Tidak ada salahnya jika kamu ingin mencoba berbagai hobi. Kamu juga bisa mengikuti kursus untuk mempersiapkan skill dan menambah portofolio.
