Viral Citra Awan Hujan "Bolong" di Yogyakarta, Ini Penjelasan BMKG

6 November 2023 16:11 WIB

Narasi TV

Tugu Yogyakarta, salah satu icon kota Yogyakarta. Sumber: Antara.

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Margareth Ratih. F

Media sosial X diramaikan oleh diskusi seputar hujan yang tak kunjung turun di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Topik itu mengemuka usai adanya warganet yang membagikan gambar citra awan hujan DIY. 

Dalam gambar citra radar dari Stasiun Klimatologi (Staklim) DIY itu, awan hujan tidak tampak keberadaannya di beberapa wilayah DIY pada Sabtu (4/11/2023) pukul 20.14 WIB. 

Kondisi itu tampak di gambar citra sebagai lubang berbentuk lingkaran berwarna putih. Sementara itu, wilayah di sekeliling DIY terlihat berwarna biru dan yang menunjukkan adanya awan hujan di langit. 

Sehingga, tampak seperti ada "bolong" di langit DIY, seolah-olah awan hujan menghindari wilayah tersebut. 

Menanggapi fenomena ini, sejumlah warganet merespons dengan setengah bercanda bahwa ketiadaan awan hujan di langit Yogyakarta merupakan hasil kerja dari pawang hujan. 

Bahkan, ada yang mengaitkannya dengan hal-hal mistis lantaran Yogyakarta dianggap sebagai wilayah keramat.

Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena itu bukanlah awan hujan yang menghindari wilayah DIY. 

Meski citra radar memperlihatkan adanya area yang berlubang, sebenarnya seluruh area Jogja pada saat itu tertutup oleh awan. 

Hanya saja, terdapat fenomena bright band echo (BBE) yang membuat awan tidak tertangkap oleh citra radar. BBE merupakan warna terang horizontal yang dihasilkan oleh radar. 

Penyebab fenomena ini adalah mencairnya salju sebelum menjadi hujan yang menunjukkan lokasi dari lapisan melting layer

Sementara itu, lubang berbentuk lingkaran yang terlihat di citra radar terjadi lantaran keterbatasan kemampuan radar yang tidak dapat tegak lurus. Hal ini membuat citra tampak melengkung menyerupai lingkaran sempurna, atau yang disebut sebagai fenomena cone of silence

Dengan begitu, bagian yang berada di dekat radar atau tegak lurus di atasnya terlihat bolong dan membentuk lingkaran karena elevasi maksimum yang digunakan hanya sebesar 19,5 derajat. 

Wilayah DIY sendiri sempat diguyur hujan ringan pada Sabtu (4/11/2023) dan Minggu (5/11/2023) di beberapa area.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR