Advertisement

Pemprov DKI Jakarta Kaji Wacana WFH Saat KTT ASEAN Berlangsung, Begini Persiapannya

25 May 2023 16:23 WIB

thumbnail-article

Logo KTT ASEAN Summit 2023 di Bundaran HI, Jakarta. Sumber: Antara. .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mengkaji rencana penerapan work from home (WFH) selama kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta. Hal ini disampaikan oleh (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Rencananya, Heru juga akan melibatkan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya terkait rencana penerapan tersebut. Terlebih ini berkaitan dengan kelancaran lalu lintas di hari pelaksanaan acara. Perlu ada pengaturan rute lalu lintas hingga para delegasi bisa sampai di venue.

“Itu masih wacana nih ya. Bisa work from home dan juga di posisi tanggal 5-7 September kita bahas nanti dengan Pak Kapolda dan Pak Pangdam untuk bisa work from home,”ujar Heru di Balaikota DKI Jakarta pada Rabu, 24 Mei 2023, dilansir dari detikNews.

Wacana WFH ini dilakukan agar angka kemacetan di Jakarta bisa berkurang saat acara berlangsung. Selain itu, perlu suasana yang kondusif agar acara KTT ASEAN dapat lancar sesuai rencana.

Kegiatan KTT ASEAN ini berlangsung selama dua bulan dengan tanggal dan acara berbeda. Acara pertama yaitu ASEAN Foreign Ministers Meeting (AMM)/Post Ministerial Meeting (PMC) yang berlangsung 8-14 Juli 2023. Selanjutnya adalah KTT ASEAN Plus/ASEAN+3 Summit yang berlangsung pada 5-7 September 2023.

Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri RI Cecep Herawan menyebut delegasi dari 36 negara dan berbagai organisasi internasional hadir dalam acara AMM/PMC. Sedangkan KTT ASEAN Plus akan dihadiri delegasi dari 26 negara dan organisasi internasional.

Persiapan KTT ASEAN di Jakarta

Selain wacana WFH dan pengaturan lalu lintas, Heru juga menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan dan penerangan lampu jalan. Beberapa aspek pendukung keberlangsungan acara juga dipersiapkan dengan matang oleh Heru dan dinas terkait.

“Dalam perbaikan jalan dan penerangan lampu jalan dilakukan oleh Dinas Bina Marga, pengaturan lalu lintas dilakukan oleh Dinas Perhubungan, lalu Dinas Kesehatan menyiapkan dokter yang diperlukan di lokasi penginapan, dan Dinas Pendidikan menyiapkan anak-anak sekolah untuk menyambut rombongan delegasi berbagai negara,”jelas Heru.

Tidak hanya melakukan koordinasi dengan dinas terkait, Heru juga mengimbau agar gedung-gedung perkantoran bisa memasang spanduk untuk memeriahkan KTT ASEAN. 

Pemerintah berharap agar masyarakat pun bisa ikut andil dalam mendukung perhelatan internasional ini. Oleh karena itu, pemerintah sepakat akan menyosialisasikan terkait KTT ASEAN kepada masyarakat sejak bulan Juli.

“Kami tadi sepakat, insyaAllah dari bulan Juli, syukur-syukur bulan Juni sudah bisa dimasifkan kegiatan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat yang akan kita lakukan secara bersama-sama dan serentak,” pungkas Cecep.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement