Wisatawan Semarang Naik 32 Persen pada Libur Lebaran 2024, Kota Lama jadi Destinasi Utama

15 April 2024 20:04 WIB

Narasi TV

Jalan Letjen Suprapto di kawasan Kota Lama Semarang ditutup untuk kendaraan bermotor, Sabtu (13/4/2024). (Sumber: ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rizal Amril

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang meningkat 32 persen selama Lebaran 2024. Sebanyak 162.000 orang berlibur di ibu kota provinsi Jawa Tengah tersebut. 

Hal ini disampaikan oleh Sub Koordinator Informasi Budaya dan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Agus Kariswanto.

“Jumlah kunjungan wisata ke Kota Semarang sampai kemarin mencapai 162.000. Hari ini data belum masuk. Namun kalau dihitung periode sama dibanding tahun lalu naik 32 persen,” ujar Karis pada Jumat (12/4/2024), dikutip dari Kompas.

Salah satu destinasi wisata yang paling digemari adalah kawasan Kota Lama Semarang. Pada Jumat malam, terhitung lebih dari 2.500 pengunjung memadati kawasan tersebut.

Kota Lama Semarang terus melakukan pembenahan dan penataan agar kawasannya nyaman dikunjungi wisatawan. 

Pada zaman dulu, Kota Lama Semarang menjadi fokus pembangunan saat masa penjajahan Belanda. Tak heran jika masih banyak ditemui bangunan kuno masa kolonial.

“Paling favorit itu destinasi Kota Lama Semarang, kemudian ada Pantai Marina dan Museum Lawang Sewu,” tambah Karis.

Cuaca yang bersahabat belakangan ini menjadi salah satu faktor banyaknya wisatawan yang tertarik datang ke Kota Semarang. Tahun lalu, cuaca di Semarang sangat panas, berbeda dengan tahun ini yang sejuk dan cerah.

Waspada puncak arus balik

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mewanti-wanti kepada para pemudik terkait puncak arus balik dari Salatiga sampai Semarang. Hal ini mengacu pada pengalaman tahun lalu di mana dua daerah tersebut menjadi titik paling krusial.

“Jika melihat dari pengalaman tahun lalu, titik paling krusial adalah di daerah Salatiga sampai ke Semarang, yang notabene merupakan lokasi pertemuan para pemudik dari arah Jawa Tengah, Yogyakarta, serta Jawa Timur,” ujar Budi pada Kamis (11/4).

Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu (13/4) dan Minggu (14/4). Oleh karena itu, para pemudik diminta untuk mempersiapkan diri. Presiden Joko Widodo menyarankan agar pemudik bisa kembali lebih awal.

Selain memberi imbauan kepada para pemudik, Menhub juga memastikan rencana operasional dan langkah-langkah kelancaran arus balik Lebaran dapat berjalan dengan baik. 

Tak lupa, Budi juga mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang sudah berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menyukseskan arus mudik Lebaran 2024.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR