Membongkar Jejaring Buzzer Penebar Kebencian Rohingya

27 August 2024 16:00 WIB

Pada 20 Maret 2024, tragedi besar menimpa ratusan pengungsi Rohingya yang terdampar di perairan Aceh Barat setelah kapal mereka karam, menewaskan lebih dari setengah dari 149 penumpangnya.

Ironisnya, insiden ini tidak hanya diabaikan oleh sebagian masyarakat, tetapi juga menjadi sasaran kebencian yang tersebar luas di media sosial. Sebuah analisis mendalam mengungkap perubahan drastis dalam sikap publik terhadap pengungsi Rohingya. Dalam waktu kurang dari tiga bulan, kampanye disinformasi yang terorganisir di berbagai platform media sosial, termasuk Facebook, Twitter, dan Instagram, berhasil membalikkan simpati menjadi kebencian.

Baca Selengkapnya

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

SELANJUTNYA

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement