Seberapa Ampuh Obat yang Dipesan Jokowi untuk Pasien COVID-19?

Langkah Presiden Joko Widodo memesan klorokuin dan hidroklorokuin untuk pasien COVID-19 belum terbukti efektif untuk mengatasi wabah virus corona. Selain klorokuin, Kementerian Kesehatan juga berencana menggunakan tamiflu, obat khusus influenza yang rencananya juga bakal digunakan untuk pasien COVID-19.

Belum ada studi yang sahih kalau kedua jenis obat itu benar-benar bisa menyembuhkan pasien yang terinfeksi corona. Bahkan, hingga saat ini masih menjadi perdebatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga belum menyetujui satupun jenis obat yang bakal digunakan untuk menangani wabah COVID-19.

Di Amerika, uji klinis terhadap klorokuin dan hidroklorokuin dikabarkan gagal dan penggunaannya tak direkomendasikan untuk pasien COVID-19.

Lalu tepatkah langkah pemerintah memesan obat untuk mengatasi wabah COVID-19 yang studinya masih minim dan masih dilakukan uji klinis?

Indonesia perlu belajar dari Korea Selatan, bahwa mencari obat untuk pasien COVID-19 tak mungkin dilakukan dalam waktu singkat saat pandemi. Pembatasan sosial dan melakukan tes sebanyak-banyaknya adalah kunci untuk mengatasi penyebaran wabah itu sendiri.

Sementara kabar sedikit terang muncul dari belahan dunia lainnya, Inggris. Para peneliti Universitas Oxford baru saja menguji vaksin virus corona baru kepada manusia, tapi hingga penangkal ini betul-betul dikatakan ampuh mesti perlu penelitian lebih lanjut.

KOMENTAR

SELANJUTNYA

TERPOPULER