Akun Hacker Bjorka Kena Suspend Usai Senggol Puan Maharani, Denny Siregar, dan Erick Tohir

11 September 2022 16:09 WIB

Narasi TV

Tangkapan layar unggahan Bjorka di Breach Forum/ Twitter

Editor: Akbar Wijaya

Akun Twitter @bjorkanism yang mendaku sebagai pemilik akun Bjorka di Breachforum terkena penangguhan (suspend). Penangguhan ini terjadi hanya selang beberapa jam setelah cuitannya "menyenggol" sejumlah nama seperti Puan Maharani, Denny Siregar, dan Erick Thohir.

Dalam cuitannya kepada Puan Bjorka menulis:

"how are you madam @puanmaharani_ri ? how does it feel to celebrate a birthday when many people are protesting about the price of fuel right in front of your office?"

"Apa kabar mba @puanmaharani_ri ? Bagaimana rasanya merayakan ulang tahun ketika banyak orang yang memprotes harga BBM tepat di depan kantor Anda?," tulis Bjorka pada 11 September 2022, pukul 11.22 WIB.

Tak cuma kepada Puan, cuitan Bjorka juga menyenggol Menteri BUMN Erick Thohir. Ia meminta Erick fokus bekerja dan lebih peduli dengan kenaikan BBM daripada sibuk keliling-keliling.

"Apa kabar pak @erickthohir? Anda harus bekerja daripada berkeliling melakukan hal-hal yang tidak penting. Percayalah, Anda tidak akan pernah menjadi presiden. Jangan buang waktu Anda. Apakah kamu tidak peduli dengan harga bahan bakar saat ini?" kata Bjorka.

Nama lain yang juga disenggol Bjorka ialah Denny Siregar.

"Hai @Dennysiregar7. Bagaimana rasanya hidup menggunakan uang pajak dari orang Indonesia tapi malah menggunakan internet untuk mempolarisasi orang?" kicau Bjorka.

Aksi kontroversial Bjorka melambungkan namanya sebagai pemuncak percakapan di Twitter (trending topic). Per 11 September 2022 sekitar pukul 16.22 WIB sudah ada sekitar 134 ribu percakapan soal Bjorka.

Bjorka Klaim Meretas Dokumen Rahasia BIN dan Jokowi

Akun Bjorka popular di jagad media sosial setelah ia menyatakan telah berhasil meretas surat dan dokumen rahasia milik Badan Intelejen Negara (BIN) dan Presiden Jokowi.

Data-data itu ia bagikan di situs Breach Forum.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi yakin tidak ada surat dan dokumen kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bocor di dunia maya. Namun Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ariandi Putra menyebut pihaknya sedang memvalidasi data yang dibagikan Bjorka.

Aksi Bjorka: Bocorkan Data KPU, SIM Card, PLN, dan Menkominfo

Aksi Bjorka membocorkan data rahasia bukan baru kali ini saja dilakukan.

Pada Rabu (7/9/2022), ia mengklaim memiliki 105.003.428 juta data penduduk Indonesia lengkap dengan informasi NIK, Kartu Keluarga, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, umur, dan nama lengkap.

Dalam unggahan berjudul 'Indonesia Citizenship Database From KPU 105M' di situs Breach Forum ia menyebut data itu diambil dari KPU

Bjorka juga pernah mengklaim telah meretas 1,3 miliar data registrasi SIM CARD dengan kapasitas 87 GB pada 31 Agustus lalu. Data itu ia jual dengan harga US$50 ribu atau setara Rp743,5 juta.

Untuk meyakinkan klaimnya, Bjorka menyertakan sampel data sebanyak 2GB.

Data 17 juta pelanggan PLN juga pernah dibocorkan Bjorka di BreachForums. Data itu dijual oleh akun bernama Loliyta pada 18 Agustus 2022. Isinya, nama pelanggan, tipe KwH, tipe meteran, dan lainnya.

Salah satu aksi kontroversial Bjorka adalah saat ia merespons tanggapan pihak Kemenkominfo yang meminta agar para hacker berhenti meretas. Bjorka meledek pernyataan itu dengan mengatakan: "Berhenti menjadi idiot."

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR