Advertisement

Anggaran Makan Bergizi Gratis Diturunkan dari RP. 15.000 jadi Rp 10.000 Per Hari

30 November 2024 14:42 WIB

thumbnail-article

ANTARA .

Penulis: Indra Dwi Sugiyanto

Editor: Indra Dwi Sugiyanto

Pemerintah Republik Indonesia baru-baru ini mengumumkan penurunan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Rp 15.000 menjadi Rp 10.000 per hari. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 29 November 2024, setelah rapat resmi di Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Kalau kita rinci program makan bergizi ini nanti rata-rata minimumnya, atau rata-rata kita ingin memberi indeks per anak, per ibu hamil itu Rp10.000 per hari kurang lebih," kata Prabowo.

Penurunan anggaran ini diputuskan setelah mempertimbangkan kondisi keuangan negara yang saat ini tengah mengalami tekanan. Meskipun keberhasilan sebelumnya menggunakan anggaran Rp 15.000 per hari, pemerintah berpendapat bahwa anggaran sebesar Rp 10.000 masih cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat.

"Kita hitung untuk daerah-daerah (Rp10.000) itu cukup bermutu dan bergizi," jelas Presiden.

Tujuan Program Makan Bergizi

Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama buruh dan keluarga dengan anak-anak serta ibu hamil. Dalam pernyataannya, Prabowo menjelaskan bahwa keluarga pada desil terendah yang memiliki tiga hingga empat anak akan menerima bantuan makanan bergizi senilai Rp 30.000 hingga Rp 40.000 per hari. Dengan akumulasi bulanan, bantuan ini bisa mencapai sekitar Rp 2,7 juta, yang diharapkan akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

"Kalau rata-rata keluarga golongan yang berada dalam keadaan katakanlah di desil-desil bawah itu kita perkirakan anaknya rata-rata 3 sampai 4. Berarti tiap keluarga bisa menerima minimal rata-rata bisa Rp30.000 per hari. Ini kalau satu bulan bisa Rp2,7 juta," tutur Prabowo.

Proses Implementasi Program

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dijadwalkan mulai pada 2 Januari 2025. Dalam fase awal, program ini akan menyasar sekitar 3 juta anak selama tiga bulan pertama, dengan rencana untuk meningkatkan jumlah penerima bantuan menjadi dua kali lipat setelahnya. Menu makanan yang disediakan dalam program ini akan disesuaikan dengan bahan pangan lokal yang tersedia di setiap daerah, guna menjaga kualitas dan kesesuaian gizi.

Dukungan Sosial Tambahan

Selain program Makan Bergizi Gratis, pemerintah juga mengandalkan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu berbagai lapisan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan seperti inflasi global yang mempengaruhi daya beli masyarakat. Melalui kombinasi berbagai program sosial, pemerintah berusaha untuk memperkuat jaringan perlindungan sosial yang efektif dan inklusif.

"Jadi kalau ini semua dengan bantuan-bantuan bansos dan tunjangan sosial lainnya, termasuk PKH dan bantuan-bantuan lainnya saya kira upaya pemerintah untuk mengamankan semua lapisan masyarakat, di antaranya kelompok buruh saya kira sudah sangat maksimal pada saat ini, tentunya kita ingin perbaiki di saat-saat mendatang," kata Prabowo.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement