Anjungan tunai mandiri atau Automatic Teller Machine yang dikenal dengan singkatan ATM merupakan mesin yang sering digunakan untuk transaksi perbankan mulai dari transfer, setor tunai hingga tarik tunai.
Sebagian dari kita yang sering menggunakan ATM masih belum tahu tentang fungsi, jenis, dan cara menggunakanya. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini.
Tentang ATM dan sejarahnya
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ATM adalah mesin otomatis (milik pihak bank) yang mengeluarkan sejumlah uang tunai dengan cara tertentu, misalnya dengan menekan sejumlah angka berupa nomor tabungan atau kode tertentu yang sesuai dengan ketentuan pihak bank.
Sedangkan menurut Otoritas Jasa Keuangan atau OJK https://sikapiuangmu.ojk.go.id/, ATM adalah sebuah mesih yang menggunakan sisi komputer yang telah dilengkapi dengan kode sandi.
mesin ini memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi mulai dari menabung, penarikan tunai, melakukan transfer dan transaksi keuangan lainnya.
Dalam sejarahnya ATM pertama kali muncul pada era tahun 1950-1960 di Amerika, Eropa, dan Jepang.
Pada mulanya, mesin anjungan tunai mandiri ini hanya bisa dinikmati oleh nasabah tertentu dan telah lolos uji seleksi.
Terdapat sejumlah tokoh yang diklaim sebagai penemu ATM mulai dari John Shepherd-Barron dan James Goodfellow (Inggris), Donald C. Wetzel dan Luther Simjian (Amerika) serta berbagai perusahaan seperti De La Rue, Speytec-Burroughs, Asea-Metior, dan Omron Tateisi.
Di Indonesia sendiri ATM pertama kali ada tahun 1986 oleh Hong Kong Bank dan Bank Niaga. Pada mulanya transaksi yang dilakukan terbatas, dan nasabah biasanya dibantu oleh petugas untuk menerangkan penggunaan kartu ATM.
Fungsi ATM
Memudahkan nasabah untuk menarik tunai atau melakukan transaksi lainnya selama 24 jam asalkan mesin ATM tidak mengalami gangguan.
ATM dapat digunakan untuk setor tunai ke rekening tabungan, namun sebagai catatan, tidak semua mesin ATM bisa digunakan untuk setor tunai. Mesin ini dapat digunakan untuk mentransfer dana ke sesama bank atau antarbank.
Fungsi selanjutnya, dapat digunakan untuk membayar beberapa jenis tagihan, mulai dari listrik, e-commerce, internet, air dan sebagainya.
Ia juga bisa digunakan untuk membeli produk perbankan.
Jenis ATM
Mengutip dari laman OCBC, terdapat beberapa jenis dari ATM berikut adalah daftarnya.
- ATM tunai: mesin yang menyediakan layanan penarikan tunai
- ATM setor tunai: ATM ini juga dikenal sebagai Cash Deposit Machine (CDM) yang membantu nasabah untuk melakukan setoran tanpa harus mengantri di teller bank. Biasanya nasabah hanya bisa menyetorkan uang dalam nominal pecahan Rp50.000 atau Rp100.000.
- ATM non-tunai: mesin yang melayani transaksi non-tunai, seperti membayar tagihan Listrik, pulsa, air dan lainnya.
- ATM serba bisa: jenis mesin ATM ini memiliki fitur pelayanan lebih beragam dari jenis-jenis ATM lainnya, mulai dari tarik tunai, transfer rekening/no rekening, pembelian, ubah pin.
Cara menggunakan ATM
Berikut adalah cara-cara menggunakan ATM yang baik dan benar
- Pertama masukkan kartu ATM ke dalam slot yang terdapat pada mesin ATM
- Pilih bahasa yang ingin digunakan
- Tidak lama mesin ATM akan menampilkan beberapa jenis transaksi yang dapat Anda lakukan.
- Beberapa transaksi yang tersedia biasanya adalah penarikan tunai, transfer antar rekening, pembayaran tagihan, cek saldo, dan lainnya.
- Pilih transaksi yang ingin Anda lakukan dengan menekan tombol yang sesuai, misalnya melakukan penarikan tunai
- Masukkan nominal transaksi yang diinginkan
- Tunggu hingga proses transaksi selesai
- Mesin ATM akan mengeluarkan uang sesuai nominal yang ingin kamu ambil
- Ambil kartu ATM Anda dengan menekan tombol selesai
Sebagai informasi Jangan lupa untuk mencetak dan menyimpan bukti transaksi sebagai tanda bukti bahwa transaksi telah berhasil dilakukan.
Bukti transaksi ini nantinya juga akan memuat informasi penting seperti tanggal, waktu, dan jenis transaksi yang Anda lakukan.
