Advertisement

Gerakan ‘Anak Abah’ Coblos 3 Paslon di Pilkada Jakarta

11 September 2024 10:23 WIB

thumbnail-article

Arsip foto - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (8/6/2024). Sumber: ANTARA. .

Penulis: Kittin Aprilia

Editor: Margareth Ratih. F

Marak isu Gerakan Coblos 3 Paslon pada Pilkada Jakarta 2024. Gerakan tersebut santer disuarakan oleh pendukung Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang menamai diri mereka sebagai ‘Anak Abah’. Berbagai pandangan terkait gerakan tersebut bermunculan dari berbagai tokoh.

Mewakili kebebasan aspirasi masyarakat

Anis Baswedan yang ditemui usai menjadi narasumber dalam diskusi di Wisma Kagama, UGM, Yogyakarta, Senin (9/9/2024) menyatakan bahwa gerakan tersebut lahir dari keprihatinan terhadap kondisi saat ini.

“Ini semua adalah ungkapan, rasa, pikiran atas kondisi yang sekarang terjadi. Jadi, kita hormati itu, kita hargai sebagai bagian dari kebebasan berekspresi.”

Anies pun menambahkan bahwa gerakan mencoblos 3 pasangan calon Pilkada Jakarta adalah sesuatu yang sulit dihindari sepenuhnya. “Sebenarnya semua adalah hak konstitusi. Jadi, kita hormati. Kita hargai setiap pilihannya.”

Selaras dengan apa yang dituturkan Anies Baswedan, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, menyatakan gerakan coblos 3 paslon pada Pilkada Jakarta sebagai respons dari masyarakat terhadap ketidakadilan.

“Selalu ada respons-respons masyarakat ketika sesuatu akan dirasa tidak adil buat mereka. Kecerdasan masyarakat muncul,” ungkapnya di Gedung MPR, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2024). 

Ganjar pun menambahkan bahwa warga Jakarta memiliki cara yang berbeda dalam menyikapi politik dibandingkan daerah lain. Hal ini disebabkan oleh kondisi ekonomi masyarakat Jakarta yang lebih baik dan masyarakat pun lebih terdidik. Sehingga, warga Jakarta memiliki otoritas untuk menentukan.

“Maka kandidat yang ada hari ini, rasanya dia akan tertantang nanti untuk mengejar mereka memilih dan kemudian menentukan mana yang menurut mereka paling baik.”

Kemunculan gerakan coblos 3 paslon pada sejumlah orang ditengarai adanya penilaian terhadap Kandidat Pilkada Jakarta yang dianggap tidak mewakili aspirasi warga.

3 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada Jakarta 2024 datang dari usungan berbagai partai. Pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung Partai Hanura adalah pasangan Pramono Anung dan Rano Karno. Pasangan berikutnya yang mendapat dukungan dari belasan partai, yaitu Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, Nasdem, PSI, PKB, Gelora, Prima, PKN Perindo, PAN, PPP, dan Garuda adalah pasangan Ridwand Kamil dan Suswono. Ada pula pasangan yang muncul melalui jalur independen yaitu pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.

Sama dengan Golput

Menyayangkan gerakan coblos 3 Paslon, Ketua KPU DKI, Wahyu Dinata menghimbau agar masyarakat menggunakan hak pilih mereka sesuai mekanisme.

“Pada prinsipnya kami dari KPU DKI mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan benar, tentunya mencoblos yang benar itu ada mekanismenya,” ujar Wahyu saat ditemui wartawan, Minggu (8/9/2024). Dia pun menambahkan bahwa KPU DKI akan mengedukasi para calon pemilih untuk menggunakan hak pilih dengan benar. Masyarakat dihimbau untuk tak membuang hak memilih mereka dan menjadi golput.

Selain itu Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar atau lebih dikenal dengan Cak Imin mengaku prihatin dengan isu Gerakan Mencoblos 3 Paslon di Pilkada Jakarta 2024. Dia mengatakan bahwa gerakan tersebut sama dengan gerakan golput.

“Ya, saya prihatin, demokrasi kita masih belum aspiratif. Itu kita harapan dari calon yang ada, kita optimalkan, maksimalkan sehingga kita berharap tidak ada golput dan daripada golput mending aspirasinya dititipkan pada salah satu calon, terserah, sehingga kontrak politik terjadi. Kalau terpilih harus melakukan apa. Kalau tidak melakukan itu kontrak politiknya apa, misalnya melakukan demo besar-besaran. Bagi saya demokrasi harus produktif. Kontrak politik lebih penting daripada golput, sayang.” tuturnya saat ditemui pada acara ‘Fun Ride & Run’ yang diselenggarakan DPR RI dalam rangka ulang tahun ke-79, Jakarta, Minggu (8/9/2024).

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement