Advertisement

Apa Itu Green Campus? Berikut Definisi, Sejarah, dan Indikator Penilaiannya

18 August 2024 08:51 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi mahasiswa yang sedang belajar bersama. Sumber: Freepik. .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Istilah green campus sering digalakkan beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan komitmen untuk menciptakan kampus ramah lingkungan secara berkelanjutan. Lantas, apa itu green campus?

Green campus atau green university (kampus hijau) bukanlah sebuah konsep yang baru saja populer. Istilah tersebut sudah dikenal sejak lama sebagai konsep yang dijalankan suatu perguruan tinggi yang memprioritaskan praktik ramah lingkungan dan berkelanjutan. 

Menurut Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), green campus adalah kampus yang menerapkan efisiensi energi rendah emisi, konservasi sumber daya, serta meningkatkan kualitas lingkungan dengan menjalankan pola hidup sehat.

Sebagai tempat menempuh pendidikan, kampus diharapkan dapat berperan untuk menciptakan tempat yang nyaman, bersih, hijau, indah, dan sehat. Dengan begitu, lingkungan belajar akan lebih kondusif dan berkelanjutan.

Green campus juga menjadi langkah untuk menekan pemanasan global dan pencemaran lingkungan yang meningkat. Hal ini dapat menyebabkan perubahan iklim yang dampaknya semakin nyata terasa. Mulai dari perubahan suhu yang ekstrem, kekeringan di berbagai daerah, krisis air bersih, dan masih banyak lagi.

Sejarah green campus

Kesadaran bahwa manusia berpengaruh besar terhadap kerusakan lingkungan dan ekosistem mendasari lahirnya konsep green campus. Pencemaran dan kurangnya lahan hijau saat ini turut memperparah kondisi lingkungan yang tidak sehat.

Istilah green campus pertama dipopulerkan oleh Association for the Advancement of Sustainability in Higher Education (AASHE) Amerika Serikat. Pihaknya mulai mengidentifikasi upaya keberlanjutan universitas dengan meluncurkan Sustainability Tracking, Assessment & Rating System (STARS) pada 2005.

Konsep tersebut mulai mendapat daya tarik internasional. Oleh karena itu, konsep green screen pun menjadi prioritas kelestarian lingkungan dalam aktivitas dan kurikulum yang diterapkan di lingkungan pendidikan.

Di Indonesia, green campus diinisiasi oleh Universitas Indonesia melalui program UI Green Metric sejak 2010. Program tersebut memiliki misi menjadikan kampus sebagai “role model” masyarakat dan mitra kritis bagi pemerintah guna mengatasi masalah sosial dan ekonomi yang berkaitan dengan isu keberlanjutan bumi.

Indikator green campus

Menurut Ditjen Dikti Kemdikbudristek, berikut indikator terciptanya green campus:

  • Kebijakan pengelolaan kampus yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan.
  • Upaya penghematan air, kertas, dan listrik, penghijauan untuk mencapai proporsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ideal.
  • Ketersediaan ramah lingkungan bangunan atau konstruksi.
  • Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
  • Menciptakan kampus bebas asap rokok dan polusi.
  • Pendidikan lingkungan bagi mahasiswa.
  • Adanya kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen universitas masyarakat dalam budaya perlindungan lingkungan.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement