Advertisement

Tak Sembarangan Dipakai, Ini Arti Kotak Warna-Warni di Seragam TNI

11 November 2024 21:05 WIB

thumbnail-article

Jenderal Agus Subiyanto. (Foto: ANTARA/Yashinta Difa) .

Penulis: Rizal Amril

Editor: Rizal Amril

Tanda kotak warna-warni yang terdapat di dada kiri seragam Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki makna yang dalam dan penting. Tak hanya itu, ternyata tidak sembarang orang bisa mengenakannya.

Tanda tersebut berfungsi sebagai pita harian yang dikenal dengan pita harian satyalancana. Pita tersebut merepresentasikan berbagai tanda kehormatan yang telah diraih oleh anggota TNI yang memakainya.

Setiap warna dan corak pada pita harian ini menunjukkan jenis satyalancana yang dimiliki oleh prajurit, sebagai pengganti medali yang tidak semua dapat dipasang dada kiri mereka.

Pita harian satyalancana merupakan simbol penghargaan atas jasa dan pengabdian prajurit TNI kepada bangsa dan negara.

Dengan adanya pita ini, seorang prajurit bisa menunjukkan prestasi dan kontribusi yang telah dia berikan tanpa harus memamerkan medali secara fisik. Di dalamnya juga terdapat sistem klasifikasi yang teratur berdasarkan peraturan resmi yang ditetapkan oleh Kementerian Pertahanan.

Jenis-jenis satyalancana militer

Terdapat berbagai jenis satyalancana militer yang diberikan kepada anggota TNI sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka. Berikut adalah beberapa jenis satyalancana yang paling umum:

1. Satyalancana Bhakti

Satyalancana Bhakti adalah penghargaan yang diberikan kepada prajurit yang telah memberikan jasa luar biasa dalam membela bangsa dan kedaulatan rakyat.

Penghargaan ini diberikan kepada prajurit yang berjuang hingga mengalami luka akibat aksi musuh.

2. Satyalancana Teladan

Satyalancana Teladan diberikan kepada prajurit yang berjasa dalam berperang dan menunjukkan keberanian serta disiplin dalam operasi militer.

Penghargaan ini diberikan kepada prajurit yang telah menjalankan tugasnya selama minimal satu tahun berturut-turut dalam keadaan perang atau tiga tahun dalam keadaan damai.

3. Satyalancana Kesetiaan

Satyalancana Kesetiaan diberikan kepada prajurit yang menunjukkan kesetiaan kepada TNI, bangsa, dan negara. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas integritas dan komitmen seorang prajurit untuk melindungi dan menjaga keutuhan NKRI.

Dalam struktur organisasi TNI, nilai kesetiaan kepada organisasi dianggap sangat berharga oleh karenanya penghargaan diberikan kepada prajurit yang telah memenuhi syarat kesetiaan.

4. Satyalancana Santi Dharma

Satyalancana Santi Dharma diberikan kepada prajurit yang telah menyelesaikan tugas internasional, seperti kontingen Garuda atau pengamat militer.

Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas partisipasi prajurit dalam misi perdamaian dunia yang lebih luas.

5. Satyalancana Dwidya Sistha

Satyalancana Dwidya Sistha diberikan kepada prajurit yang berkontribusi dalam kemajuan dan pengembangan TNI.

Anugerah ini ditujukan khusus bagi mereka yang berperan sebagai instruktur atau guru di lembaga pendidikan militer.

6. Satyalancana Dharma Nusa

Satyalancana Dharma Nusa diberikan kepada prajurit yang berjasa dalam operasi pemulihan keamanan di daerah konflik dalam negeri.

Satyalancana di luar dinas militer

Selain satyalancana militer, ada juga jenis satyalancana sipil yang diberikan sebagai penghargaan atas jasa prajurit dalam konteks non-militer. Berikut beberapa jenis satyalancana sipil:

1. Satyalancana Perintis Kemerdekaan

Satyalancana Perintis Kemerdekaan diberikan kepada prajurit yang berperan dalam mewujudkan kesadaran kebangsaan dan perjuangan melawan penjajahan.

2. Satyalancana Pembangunan

Satyalancana Pembangunan diberikan kepada anggota TNI yang berkontribusi pada pembangunan negara, baik melalui program-program sosial maupun pembangunan infrastruktur.

3. Satyalancana Kebaktian Sosial dan Kebudayaan

Satyalancana Kebaktian Sosial diberikan kepada prajurit yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, sementara Satyalancana Kebudayaan diberikan bagi prajurit yang memiliki peran dalam melestarikan budaya dan nilai-nilai lokal.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement