Berdayakan Pengepul Sampah, “Kepul” Juarai Innovation Pitching Competition NU Tech 2022

22 Desember 2022 11:12 WIB

Narasi TV

Penampilan tiga tim juara dalam Innovation Pitching Competition NU Tech 2022

Penulis: Advertorial

Editor: Advertorial

“Kami kaya tukang rongsok online,” kata Abdul Latif Wahid Nasution, CEO Kepul, start up yang menjadi juara Innovation Pitching Competition NU Tech 2022 yang rangkaian acaranya telah rampung dilaksanakan pada Selasa (20/12/2022) lalu.

Kepul merupakan aplikasi penjualan sampah. Masuk dalam kategori sociopreneur, Abdul menyebut start up-nya kini bisa menerima lebih dari 60 jenis sampah, baik anorganik maupun organik.

Ia juga mengatakan, lewat usahanya tersebut, ia “Sudah mengumpulkan lebih dari 2.000 ton sampah dalam dua tahun.”

Tidak bekerja sendiri, Kepul turut memberdayakan para pengepul sampah dengan merekrut mereka menjadi driver Kepul. Mereka bertugas untuk mengambil sampah-sampah yang dijual para pengguna melalui aplikasi.

“Karena dia [para driver Kepul] mengerti apa sampahnya itu, jenisnya apa,” kata Abdul menjelaskan alasan di balik pilihannya untuk merekrut pengepul sampah sebagai driver.

“Kalau orang [dengan latar belakang] lain, pasti dia enggak tau ini sampah jenisnya apa,” imbuh Abdul.

Berbeda dengan kebanyakan driver pada aplikasi lainnya, Abdul menjelaskan bahwa para driver Kepul mendapatkan gaji tetap per bulan.

Driver-nya fixed cost, gaji [mereka] Rp4 juta [dalam] satu bulan,” kata Abdul saat menjelaskan pada Yenny Wahid sebagai salah satu juri.

Dengan margin keuntungan dari penjualan sampah sekira Rp2.000-Rp3.500 per kilogram sampah, Kepul mampu menghidupi para driver dan pekerja lain, termasuk operasional perusahaan.

Lewat usaha rintisannya ini, tidak cuma memberdayakan para pengepul sampah, Abdul juga yakin visi perusahaannya untuk “Membebaskan Indonesia dari sampah secepat mungkin” dapat terwujud.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR