Cara Cek Nomor Telepon yang Bocor di Internet

31 Oktober 2023 22:10 WIB

Narasi TV

Ilustrasi cek nomor telepon yang bocor di internet. (Sumber: Pexels/Sora Shimazaki)

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Rizal Amril

Berita terkait perdagangan data pribadi kembali menjadi sorotan di platform media sosial. Kali ini, data yang terkena dampaknya adalah 1,3 miliar nomor telepon seluler beserta data registrasi kartu SIM prabayar yang dimiliki oleh penduduk Indonesia.

Menariknya, ketika nomor-nomor ini dihubungi secara acak, sebagian besar masih aktif, menunjukkan bahwa data yang bocor merupakan data asli.

Penting untuk diingat bahwa pencurian data adalah masalah serius. Data pribadi yang jatuh ke tangan yang salah dapat diperjualbelikan dan disalahgunakan.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan langkah-langkah pemeriksaan kebocoran data pribadi guna memastikan bahwa identitas Anda tidak jatuh ke tangan yang salah.

Cara memeriksa kebocoran data pribadi

Di bawah ini adalah beberapa metode yang dapat Anda gunakan untuk memeriksa kebocoran data pribadi:

1. Periksa Data

Sebuah komunitas ethical hacker yang dipimpin oleh Teguh Aprianto telah membuat situs web yang memungkinkan Anda memeriksa kebocoran data secara gratis. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Buka situs periksadata.com.
  • Di halaman awal situs, Anda akan menemukan kolom formulir. Isi kolom tersebut dengan alamat email yang ingin Anda periksa.
  • Klik tombol "Periksa Sekarang" untuk memulai proses analisis kebocoran data.
  • Tunggu hingga proses selesai, yang biasanya memakan waktu kurang dari satu menit.

Setelah proses selesai, hasil pemindaian data akan ditampilkan di bagian bawah. Jika tidak ada kebocoran data yang terdeteksi, server akan memberikan keterangan bahwa "Tidak ada insiden kebocoran data yang melibatkan data pribadi Anda."

Namun, jika terdapat kebocoran data, situs akan memberikan informasi tentang situs mana yang terlibat dalam kebocoran data tersebut.

2. Avast

Avast adalah situs web lain yang menawarkan layanan pemeriksaan kebocoran data secara gratis. 

Namun, Avast terbatas pada pemeriksaan alamat email. Berikut adalah cara menggunakannya:

  • Kunjungi situs Avast di avast.com/hackcheck/.
  • Di halaman beranda situs, masukkan alamat email yang ingin Anda periksa dalam kotak pencarian.
  • Hapus centang pada kotak yang bertuliskan "Menerima berita, informasi acara, dan penawaran produk kami" jika Anda tidak ingin berlangganan newsletter dari Avast.
  • Klik "Cek Sekarang."

Situs Avast akan menjalankan diagnosis keamanan akun email. Jika tidak ada kebocoran data yang terdeteksi, halaman berikutnya akan berwarna hijau.

Namun, jika ada kebocoran data yang melibatkan akun email Anda, halaman akan berwarna merah, dan informasi rinci tentang kebocoran data akan dikirim melalui email.

3. Have I Been Pwned?

Situs Have I Been Pwned? mirip dengan Avast, tetapi selain alamat email, situs ini juga memungkinkan Anda melacak data nomor telepon seluler. Berikut adalah cara menggunakannya:

  • Kunjungi situs di haveibeenpwned.com.
  • Di halaman awal, masukkan alamat email atau nomor telepon seluler yang ingin Anda periksa.
  • Klik kotak yang bertuliskan "Pwned".
  • Tunggu hingga proses selesai.

Jika server tidak mendeteksi adanya kebocoran data, situs akan berubah menjadi warna hijau. Namun, jika ada kebocoran data yang terdeteksi, halaman akan berubah menjadi warna merah.

Kemudian, jika Anda menggulir ke bawah, situs akan menampilkan informasi tentang situs web mana yang menjadi penyebab kebocoran data, kapan kebocoran terjadi, dan data apa yang telah dicuri.

4. Google

Google, mesin pencari terkenal, juga dapat digunakan untuk memeriksa kebocoran data. Google memiliki kemampuan penyimpanan kata sandi dan fitur keamanan yang melindungi data Anda.

Ketika terjadi kebocoran data, Google akan memberikan peringatan kepada Anda untuk mengganti kata sandi atau mengambil langkah-langkah keamanan tambahan.

Fitur terbaru dari Google juga menyediakan layanan yang mengarahkan Anda langsung ke situs web yang relevan, sehingga Anda dapat dengan cepat mengganti kata sandi dan mengatur verifikasi dua langkah jika diperlukan.

5. Firefox Monitor

Bagi pengguna mesin pencari Firefox, terdapat fitur Firefox Monitor yang dapat digunakan sebagai alat pelacakan. 

Firefox Monitor akan mencari kemungkinan kebocoran data yang melibatkan alamat email Anda. Berikut adalah cara menggunakannya:

  • Buka situs monitor.firefox.com di peramban web Anda.
  • Di kotak formulir, masukkan alamat email yang ingin Anda periksa.
  • Klik "Check for Breaches".

Setelah proses pemuatan selesai, situs akan memberikan informasi apakah data Anda mengalami kebocoran atau aman. 

Jika informasinya berwarna merah, segera ganti kata sandi dan atur ulang langkah-langkah keamanan sesuai kebutuhan.

Meskipun beberapa orang mungkin menganggap pemeriksaan kebocoran data sebagai tindakan yang tidak terlalu penting, sangat penting untuk diingat bahwa kebocoran data dapat membuka pintu bagi penipuan dan penyalahgunaan data pribadi Anda.

Oleh karena itu, tindakan pencegahan ini merupakan langkah yang bijak untuk melindungi privasi dan keamanan Anda.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR