Mendapatkan IP dan IPK yang tinggi pasti menjadi impian setiap mahasiswa di perguruan tinggi. Bagi mahasiswa baru atau maba, biasanya akan muncul pertanyaan terkait bagaimana cara mendapatkan IPK yang tinggi di semester awal perkuliahan.
Indeks Prestasi (IP) merupakan nilai hasil ujian setiap semester, sedangkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan akumulasi dari nilai yang diperoleh mahasiswa hingga akhir semester.
Mendapatkan IPK yang tinggi akan membantu mahasiswa ketika hendak mendaftar beasiswa, melamar pekerjaan, atau untuk keperluan lainnya.
Selain itu, kampus juga biasanya menetapkan standar minimal IPK yang harus dicapai untuk menentukan apakah mahasiswa lulus atau tidak.
Lantas, bagaimana caranya mendapatkan IPK yang tinggi di semester awal bagi mahasiswa baru?
Kenali dosen
Strategi pertama yang bisa dilakukan mahasiswa baru untuk meraih IPK tinggi yakni dengan mengenali karakteristik dosen pengampu.
Setiap dosen memiliki cara mengajar yang berbeda, termasuk dalam memberikan nilai. Ada dosen yang hanya memberikan nilai berdasarkan hasil tugas atau ujian, ada pula yang menuntut mahasiswanya untuk aktif berpartisipasi di kelas.
Pahami kontrak perkuliahan
Sebelum masuk perkuliahan, dosen biasanya akan memberikan kontrak perkuliahan yang mencakup persentase nilai. Persentasi ini terdiri dari tugas, kuis, kehadiran, hingga UTS dan UAS.
Mahasiswa dapat memprediksi nilai berdasarkan persentase tersebut dengan membuat akumulasi perhitungan nilai. Misalnya, jika nilai dari kuis dirasa kurang, mahasiswa dapat meningkatkan nilai di bagian lain, misalnya UTS atau UAS.
Aktif di kelas
Beberapa dosen menyukai mahasiswa yang aktif berpartisipasi di kelas, terutama mahasiswa yang banyak bertanya. Selain mudah diingat, dosen juga akan menyadari bahwa mahasiswanya itu memperhatikan materi dengan saksama.
Kerjakan tugas dengan maksimal
Wajib hukumnya mengerjakan tugas jika ingin mendapatkan IPK yang bagus. Namun, jangan mengerjakan tugas secara asal-asalan. Usahakan untuk mengerjakan tugas sebaik mungkin dan mengumpulkannya tepat waktu.
Rajin masuk kelas
Rajin masuk kelas menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi tingginya IPK. Dosen tentunya akan menghargai mahasiswanya yang tidak pernah alpa atau terlampau sering absen dari kelasnya.
Cari teman yang suportif
Sangat penting bagi mahasiswa untuk memiliki teman yang suportif dan bisa diajak berdiskusi ketika menjumpai kesulitan dalam memahami materi. Kehadiran teman yang suportif juga bisa meningkatkan motivasi untuk belajar.
Rajin membaca buku dan jurnal
Terakhir, mahasiswa tidak boleh malas membaca buku, jurnal, dan referensi lainnya yang berkaitan dengan materi perkuliahan. Selain memperkaya pengetahuan, membaca bahan referensi juga akan membantu mahasiswa agar semakin memahami materi.
Nah, itu dia beberapa cara mendapatkan IPK tinggi di semester awal bagi para mahasiswa baru. Semoga bermanfaat!
