Advertisement

Perbedaan Sempro, Semhas, Sidang Skripsi, dan Kompre dalam Tahapan Jelang Akhir Kuliah

12 June 2024 17:33 WIB

thumbnail-article

Pixabay / Pexels .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Indra Dwi

Bagi mahasiswa tentu tidak asing dengan istilah kompre, semhas, sempro, skripsi, dan sejenisnya. Istilah ini sering digunakan oleh mahasiswa tingkat akhir. Lantas, apa bedanya semhas, sempro, skripsi, dan kompre? Simak penjelasannya berikut ini!

Kompre, sempro, dan semhas merupakan tahapan penting yang harus dilalui dalam perjalanan akademik mahasiswa. Semuanya dilakukan ketika mahasiswa tengah berproses menyelesaikan skripsi atau tugas akhir.

Sebagai informasi, skripsi adalah karya tulis ilmiah berupa hasil penelitian mahasiswa jenjang sarjana yang membahas masalah atau fenomena dalam bidang ilmu tertentu. Dengan kata lain, skripsi merupakan tugas akhir yang dikerjakan mahasiswa secara individu sebagai syarat kelulusan.

Tiga tahapan menjelang akhir studi tersebut memiliki arti dan makna yang berbeda-beda. Namun, masih ada orang-orang yang tidak bisa membedakan ketiganya. Agar tidak salah mengucapkan atau melalui prosesnya, berikut perbedaan semhas, sempro, dan kompre.

Apa itu sempro?

Sempro merupakan akronim dari seminar proposal. Sempro sendiri merupakan tahapan presentasi yang dilakukan mahasiswa sebelum penelitian. Mahasiswa akan menyusun proposal berisi rencana penelitian yang terdiri dari judul, latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, kerangka teori, hingga metodologi penelitian.

Mahasiswa akan mempresentasikan proposal tersebut di hadapan dosen pembimbing dan dosen penguji. Nantinya, mahasiswa akan mendapat masukan, saran, atau kritik yang berguna bagi proses penelitian dan menulis skripsi.

Apa itu semhas?

Semhas merupakan akronim dari seminar hasil. Semhas dilakukan sebelum sidang skripsi. Selama proses ini, mahasiswa akan mempresentasikan hasil penelitian yang telah didapatkan kepada dosen pembimbing, dosen penguji, atau mahasiswa lainnya.

Mereka akan memberikan masukan, kritik, dan saran yang membangun untuk menyempurnakan skripsi tersebut. Selanjutnya, mahasiswa akan memperbaiki skripsi dan lebih siap mempresentasikannya saat sidang skripsi.

Apa itu sidang skripsi?

Sidang skripsi merupakan momentum yang sangat dinantikan mahasiswa. Semua bab skripsi yang telah disusun akhirnya memperoleh persetujuan dari dosen pembimbing dan siap didaftarkan dalam sidang skripsi.

Pada sidang skripsi, mahasiswa akan mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Nantinya, dosen penguji akan memberi masukan agar skripsi lebih baik dan komprehensif.

Setelah sidang skripsi, mahasiswa akan melakukan revisi dan mendapatkan persetujuan dari dosen pembimbing dan dosen penguji. Hal ini dilakukan sebagai syarat mendaftar yudisium dan wisuda.

Apa itu kompre?

Kompre merupakan akronim dari ujian komprehensif. Kompre dilakukan untuk menguji pemahaman dan kemampuan teoritis mahasiswa dalam bidang keilmuan sesuai program studi (prodi). 

Biasanya materi kompre meliputi masalah yang esensial menurut program studi yang diambil, mulai dari awal sampai akhir. Masing-masing memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Penilaian kompre terdiri minimal tiga dosen dan dilaksanakan setelah ujian skripsi.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement