Salah transfer DANA bisa terjadi jika kita kurang fokus atau terburu-buru saat melakukan proses transfer. Lalu, apa yang bisa dilakukan jika mengalami hal ini?
Kejadian salah transfer pada pengguna layanan dompet digital memang kerap dijumpai. Biasanya, hal ini terjadi karena adanya salah ketik pada saat memasukkan nomor telepon atau rekening tujuan dan tidak mengecek ulang nama penerima.
Pengguna dompet digital DANA pun tak terlepas dari kemungkinan salah transfer. Apalagi, DAN menyediakan fitur transfer ke rekening bank maupun sesama pengguna DANA.
Jika kamu mengalami salah transfer DANA, jangan khawatir. Sebab, ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesalahan ini.
Cara mengatasi salah transfer DANA
Bagi pengguna yang mengalami kejadian salah transfer, DANA menawarkan solusi sebagai berikut:
- Cek status transaksi
Setelah menyadari bahwa transfer DANA dialamatkan kepada nomor rekening yang salah, hal pertama yang dapat dilakukan yakni mengecek status transaksi.
Jika status transaksi berbunyi “Gagal”, maka kamu tidak perlu khawatir karena saldo tidak akan berkurang. Artinya, nomor yang kamu masukkan tidak valid atau tidak terdaftar sebagai pengguna DANA.
Namun, jika status transaksi berbunyi “Berhasil”, artinya saldomu telah dikirimkan ke nomor tersebut. Jika hal ini yang terjadi, kamu bisa melakukan langkah selanjutnya.
- Hubungi call center DANA
Jika transfer berhasil, kamu bisa menghubungi pihak DANA melalui email ke [email protected], customer care di nomor 1500445, atau WhatsApp ke nomor 081911500445. Selanjutnya, kamu tinggal menyampaikan keluhan yang dialami.
Namun, perlu diingat bahwa pihak DANA hanya akan bertindak sebagai mediator atau penghubung antara pihak yang salah transfer dengan penerima saldo. Adapun kesalahan transfer saldo tersebut merupakan tanggung jawab pihak yang melakukan kesalahan tersebut.
Selain melalui customer service DANA, pengguna sebenarnya juga bisa langsung menghubungi nomor penerima saldo salah kirim. Cobalah untuk menjelaskan kejadian secara jelas dan meminta penerima untuk mengembalikan saldo.
Namun, tentu saja, pengguna hanya bisa mengharapkan kejujuran dan kebaikan hati penerima untuk mengembalikan saldo yang salah kirim tersebut.
