Advertisement

8 Etika Saat Menggunakan Lift Agar Tidak Canggung

29 April 2024 21:25 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi cara menggunakan lift sesuai etika. (Sumber: Freepik) .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rizal Amril

Pernahkah kamu merasa terganggu dengan orang lain ketika sedang berada di lift? Pada dasarnya, ada etika yang harus dilakukan selama berada di dalam lift agar sama-sama nyaman. Simak penjelasan berikut terkait cara menggunakan lift dan etikanya.

Lift adalah transportasi vertikal yang sering ditemui di gedung bertingkat. Fungsinya bisa untuk mengangkut orang maupun barang. Jadi, kita tidak perlu merasa kelelahan ketika harus naik ke lantai paling atas.

Menaiki lift mungkin terkesan “sepele” bagi sebagian orang. Tak heran jika mereka seperti biasa saja dan merasa tidak ada yang salah. Padahal, tindakan mereka bisa jadi merugikan dan membuat orang lain tidak nyaman.

Waktu penggunaan lift memang tidak lama. Namun, tetap ada etika yang harus diperhatikan. Mengingat lift adalah fasilitas publik yang tidak hanya digunakan oleh satu atau dua orang saja. Tidak ada salahnya untuk bersikap sopan kepada orang lain.

Lantas, bagaimana cara menggunakan lift dan etikanya?

Cara menggunakan lift

Bagi kamu yang belum mengerti cara menggunakan lift, berikut tutorialnya:

  • Pastikan kamu sudah mengetahui akan menuju ke lantai mana. Hal ini guna memudahkanmu saat berada di dalam lift.
  • Tekan tanda panah lift sesuai lantai yang ingin dituju, apakah harus naik atau turun. Biasanya tombol ini terletak di sisi kanan atau kiri lift. Tunggu hingga lift terbuka.
  • Tekan lantai yang ingin dituju.
  • Tekan tombol berbentuk “><” untuk menutup pintu lift. Ini opsional, tidak masalah jika tidak dilakukan.
  • Tunggu hingga lift sampai di lantai yang diinginkan.
  • Pintu lift akan terbuka di lantai yang diinginkan.

Etika menggunakan lift

Setelah mengetahui cara menggunakan lift, berikut etika yang harus diterapkan selama berada di dalam lift:

1. Jangan berdiri di pintu lift

Usahakan untuk tidak berdiri di pintu lift. Hal ini akan menyulitkan orang lain yang ingin keluar terlebih dulu. 

Berdirilah di sisi kanan pintu sehingga sisi kiri dapat digunakan untuk orang lain yang ingin keluar dari lift. Jangan masuk ke dalam lift ketika masih ada orang yang ingin keluar.

2. Tahan pintu jika memungkinkan

Kamu bisa menahan pintu dengan tombol “<>” atau mengeluarkan kaki atau telapak tangan pada pintu lift. 

Namun, tidak semua situasi memungkinkan untuk menahan pintu. Misalnya ketika lift penuh atau orang yang ingin mengejar lift berada cukup jauh.

3. Jangan mendesak lift yang penuh

Jika kamu melihat lift sudah penuh, jangan sekali-kali mencoba memaksakan diri untuk masuk. Apalagi jika kamu tidak sedang terburu-buru. Kamu bisa menunggu kedatangan lift berikutnya.

4. Bergerak ke belakang

Isi bagian belakang terlebih dahulu ketika masuk ke dalam lift, terlebih jika tujuanmu berada di lantai paling atas. Hal ini dapat memberikan ruang bagi orang lain yang ingin masuk lift.

5. Hindari mengobrol dengan suara keras

Kontrol intonasi suara saat kamu harus menerima telpon atau berbicara dengan orang lain di dalam lift. Tujuannya agar orang lain yang berada di dalam lift pun tetap merasa nyaman.

6. Hindari kontak mata dengan orang lain

Sebisa mungkin hindari kontak mata dengan orang lain. Kamu bisa melihat ke bawah, atas, atau menatap layar HP. 

Jika kamu tidak sengaja melakukan kontak mata, berikan senyum dan mengangguk. Ini dapat mencairkan suasana agar tidak tampak canggung saat berada di dalam lift.

7. Ambil peran sebagai penekan tombol

Jika kamu berada di dekat tombol, pastikan kamu mengambil peran untuk menekannya. Kamu juga bisa menawarkan pada orang yang baru saja masuk lift terkait lantai yang ingin dituju.

8. Keluar dengan cepat

Pintu lift memang terbuka dalam waktu cepat. Jadi, usahakan untuk keluar dengan cepat saat sampai di lantai tujuan. Jangan lupa ucapkan “permisi” jika kamu harus melewati orang lain saat akan keluar dari lift.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement