Advertisement

Definisi, Kegunaan, serta Cara Menghitung Skala Peta Secara Manual

14 August 2024 14:35 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi peta Indonesia. Sumber: ANTARA. .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Margareth Ratih. F

Cara menghitung skala peta penting untuk diketahui. Lewat perhitungan tersebut, kita dapat mengetahui perbandingan jarak asli dengan yang ada dalam peta. Simak penjelasan berikut mengenai cara menghitung skala peta.

Peta atau maps sudah menjadi bagian penting dalam hidup kita, baik dalam media cetak maupun dalam media digital. Meskipun berada di media yang lebih kecil, tetapi peta mewakili jarak sebenarnya dalam dunia nyata. 

Untuk mengkonversikan jarak dalam peta ke dunia nyata dapat dilakukan dengan melihat skala peta. Apa itu skala peta dan bagaimana cara menghitungnya? Berikut penjelasan lengkapnya!

Definisi peta dan skala

Peta dan skala sudah dikenalkan pada bangku sekolah sejak tingkat dasar atau SD, tepatnya pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.

Peta adalah gambaran permukaan bumi dengan simbol dan skala pada permukaan datar atau yang didatarkan. Peta berasal dari Bahasa Yunani mappa yang berarti taplak meja. Mappa kemudian diserap ke Bahasa Inggris menjadi map, istilah yang sering kita gunakan ketika menggunakan peta digital.

Peta terbagi menjadi beberapa jenis tergantung dengan kegunaannya. Jenis peta tersebut diantaranya:

  • Ppeta topografi: menggambarkan kontur muka bumi untuk mengetahui bentuk geografis dalam bidang datar.
  • Peta Militer: menggambarkan bentuk geografis lengkap dengan simbol dan ikonografi sesuai dengan kebutuhan strategi militer. 

Untuk keakuratan data, peta dilengkapi dengan skala. Skala adalah perbandingan jarak sesungguhnya dengan jarak pada peta. Skala memudahkan pembaca peta untuk mengetahui jarak sebenarnya antara satu titik dengan titik yang lain pada peta. 

Skala menjadi salah satu instrumen penting dalam peta selain legenda dan arah mata angin. Meski begitu, tidak semua peta memiliki skala. Peta Tematik yang mencantumkan satu atau sebagian informasi saja tidak selalu memiliki skala dalam peta. 

Sebagai contoh, peta yang ada di undangan pernikahan, brosur wisata, atau denah dari sebuah kawasan wisata biasanya tidak membubuhkan skala. Sering terjadi peta yang dibubuhkan hanya sebagai simbol umum yang hanya memuat titik kunci saja.

Cara menghitung skala peta

Untuk menghitung skala pada peta kita harus mengetahui jarak sebenarnya dan jarak pada peta. Hal ini dikarenakan skala peta adalah perbandingan dari jarak pada peta dengan jarak sebenarnya. 

Sebagai contoh peta dengan skala 1:1000 artinya mewakili 1 cm pada peta sama dengan 1000 cm atau 1 km pada jarak sesungguhnya. Apabila kita mencari skala peta, maka kita harus membagi jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya. 

Misalnya, jarak dari titik A menuju B di peta adalah 10 km, sedangkan di peta jarak antara titik A dan B adalah 2 cm. Maka, skala pada peta adalah 1:5000 karena 1 cm dalam peta sama dengan  5000 cm pada jarak sesungguhnya.

Berikut rumus penghitungannya:

Skala = jarak pada peta : jarak sesungguhnya

Peta = skala x jarak sesungguhnya

Jarak = jarak peta : skala

Sebagai catatan, jangan lupa menyamakan satuan ukur sebelum melakukan pembagian

Menghitung skala peta kini mulai tergeser dengan teknologi. Aplikasi penyedia peta seperti Google Maps, Garmin, maupun Strava sudah menyediakan fitur real-time dalam menghitung jarak sebenarnya. Kita hanya perlu menentukan satu titik menuju titik kedua, maka aplikasi tersebut sudah menghitung jarak tempuh dan perkiraan waktu yang dibutuhkan. 

Namun, masalah akan muncul ketika layanan aplikasi tidak dapat digunakan tanpa adanya koneksi internet. Peta digital juga sulit digunakan untuk menghitung garis lurus karena aplikasi secara otomatis mencari jalan yang sudah terpetakan.

Menguasai cara menghitung skala peta bisa jadi faktor pembeda dalam situasi darurat. Selain itu, penguasaan dalam menghitung skala juga bermanfaat untuk menghitung luas tanah dan bangunan juga.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement