Popularitas judi online meningkat di seluruh dunia selama beberapa tahun terakhir. Indonesia yang melarang aktivitas judi, terkena imbasnya karena banyak orang yang kecanduan judi online.
Kemudahan yang ditawarkan judi online daripada judi konvensional membuat banyak masyarakat dari berbagai kalangan kecanduan bertaruh.
Kendati praktik judi termasuk pelanggaran pidana di Indonesia, namun aktivitas judi online tetap tak terbendung.
Menukil data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), perputaran uang dari judi online sepanjang 2023 di Indonesia menyentuh Rp327 triliun.
Menanggapi hal tersebut pemerintah kini tengah menyiapkan satgas khusus untuk menindak maraknya praktik judi online di Indonesia. Akan tetapi, bagaimana kondisi judi online di dunia?
Negara-negara dengan aktivitas judi online tinggi
Di sejumlah negara, praktik judi tak dilarang sebagaimana Indonesia. Status legal yang melekat pada praktik ini membuatnya tumbuh subur.
Negara-negara di Asia Tenggara seperti Thailand, Filipina, Kamboja, dan Vietnam adalah contoh negara yang telah melegalkan judi online.
Selain itu, ada beberapa negara lain di dunia yang terkenal dengan tingginya aktivitas judi online. Berikut daftar 7 negara dengan aktivitas judi online tertinggi:
1. Kanada
Kanada dikenal sebagai salah satu negara dengan banyak pemain judi online karena pemerintahnya telah melegalkan aktivitas tersebut.
Beberapa sumber menjelaskan bahwa warga Kanada mengunjungi situs judi online hingga 19,1 juta kali, memberikan kontribusi 4,4 persen terhadap pangsa pasar dunia. Pemerintah provinsi di Kanada mengatur perjudian melalui regulasi yang ketat.
2. Jepang
Sebagai negara yang maju dalam teknologi, Jepang juga memiliki jumlah pemain judi online yang tinggi. Warga Jepang rata-rata mengunjungi situs perjudian sekitar 29,3 juta kali setiap bulan, menyumbang 6,3 persen pangsa pasar global.
Meski judi online ilegal di Jepang, regulasi yang ketat tetap diterapkan pada berbagai bentuk perjudian lainnya.
3. Inggris
Inggris menempati posisi kelima dengan jumlah pemain judi online yang signifikan. Para pemain di Inggris mengunjungi situs judi online sekitar 29,9 juta kali per bulan, dengan kontribusi 6,8 persen terhadap pangsa pasar dunia.
Meskipun judi online legal, pemerintah Inggris tidak secara khusus mengatur aktivitas ini, tetapi ada undang-undang perjudian yang komprehensif sejak 2005.
4. Amerika Serikat
AS juga memiliki banyak pemain judi online. Warga AS mengunjungi situs perjudian hingga 31,2 juta kali per bulan, menyumbang 6,9 persen pangsa pasar global.
Meski perjudian diizinkan sejak 1961, judi online masih dianggap ilegal di beberapa yurisdiksi, menurut laporan dari Cornell University.
5. Nigeria
Nigeria berada di peringkat ketiga dengan jumlah pemain judi online yang banyak. Situs judi online di Nigeria menerima kunjungan hingga 42,5 juta kali per bulan, memberikan kontribusi 9,8 persen terhadap pangsa pasar dunia.
Meskipun perjudian di tempat fisik legal, judi online di Nigeria sebenarnya belum diatur secara jelas oleh regulasi setempat.
6. Meksiko
Sebagai negara yang melegalkan perjudian, Meksiko memiliki jumlah pemain judi online yang besar.
Warga Meksiko mengunjungi situs judi online hingga 48,7 juta kali per bulan, dengan pangsa pasar global mencapai 11,3 persen.
Judi online legal di Meksiko, dan pemerintah mendapatkan pendapatan dari pajak yang dikenakan pada operator judi.
Baca Juga:Duduk Perkara Pro & Kontra Korban Judi Online Akan Terima Bansos, Ternyata Begini Penjelasannya
7. Brasil
Brasil memimpin dunia dengan jumlah pemain judi online terbanyak. Pengunjung situs judi online di Brasil mencapai 91,1 juta kali per bulan, menyumbang 21,1 persen pangsa pasar dunia.
Regulasi pemerintah yang mengizinkan judi online serta kontribusi finansial dari lisensi situs judi menjadikan Brasil sebagai pusat perjudian online terbesar.
